Jalan Pinggir

Kaos yang Mengganti Presiden

Sebuah fiksi ilmiah. Tapi gak tau ilmiahnya di mana ...

Oleh: Zico Alviandri

“Hahaha… Mana bisa kaos mengganti presiden,” Trump tertawa terbahak-bahak saat bertemu Mardani yang mengenakan kaos bertuliskan “#2019GantiPresiden” ketika sama-sama menunggu waktu boarding pesawat di halte Mangga Besar.

“Pak Trump jangan salah. Ada banyak kok kaos yang bisa mengganti presiden,” jawab Mardani kalem.

“Banyak? Hahaha… Mau sebanyak apa pun, kaos itu tidak bisa apa-apa. Rakyat yang bisa. Yang kedua, Tuhan.” Trump makin ngakak dan berkata ngawur menomor duakan kuasa Tuhan.

“Lho, dengarkan dulu pak Trump. Akan saya sebutkan kaos-kaos itu.”

“Ya ya silakan sebutkan. Kamu pasti sedang bercanda. Hahaha…”

“Pertama. KAOSENGSARAKAN rakyat dengan kenaikan harga BBM dan TDL, lalu rakyat marah dan tak mau memilih engkau.”

“Ah… Bisa saja plesetanmu.” Tawa Trump mulai reda. Ada perasaan sedikit kaget dengan sindiran Mardani.

“Kedua, KAOSEPELEKAN janji-janjimu, kau ingkari tak kau tepati, maka rakyat kapok memilihmu lagi.”

Muka Trump masam. Dia melengos. Mardani melanjutkan kata-katanya.

“Ketiga, KAOSUKA mengubah-ubah kebijakanmu. Keputusan menteri kau anulir dalam hitungan hari. ‘I dont read what I sign,’ katamu. Rakyat pun kesal dan tak mau lagi memilihmu.”

Trump menutup kupingnya.

“Keempat, KAOSUSAH sekali berbahasa Indonesia yang jelas. Pernyataanmu sebagai presiden membingungkan, ketika ditanya soal film, sepatu, dll. Apalagi berbahasa Inggris. Rakyat pun tak sudi memilih yang tak capable.”

“Hey..!! Wajar dong bila aku tak bisa bahasa Indonesia. Aku kan bukan orang Indonesia. Wajar juga bila tak bisa berbahasa Inggris. Aku orang Amerika, bukan orang Inggris, bisanya ya bahasa Amerika,” Trump membela diri.

“Selanjutnya, KAOSERING berbohong. Katamu ekonomi akan mem-pesawat ulang alik-alik. Tapi nyatanya nyungsep. Rakyat tak percaya lagi padamu.”

“Sudah ah, saya tak mau dengar lagi.” Trump berpaling dari Mardani.

“Lalu, KAOSODORKAN solusi nyeleneh kepada masyarakat. Harga daging mahal kau suruh rakyat makan keong. Cabai mahal kau suruh rakyat tanam sendiri. Rakyat miskin kau suruh diet. Akhirnya rakyat memilih selain dirimu.”

Trump diam. Mardani masih lanjut.

KAOSENANG meresmikan proyek-proyek yang belum selesai. Rakyat menganggapnya penipuan. Dan rakyat tak mau memilih penipu.”

Trump sudah dipuncak kejengkelannya. Beruntung pesawat ke Wakanda yang ditunggunya sudah sampai di halte. Dia pun buru-buru masuk pesawat.

#2019GantiPresiden
Tapi mana bisa cerpen gantiin presiden? ~ ceunah..

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait