Jalan Pinggir

Hari Kopi Internasional, Anak Muda Bulukumba Kenalkan Kopi Kindang

Kanigoro.com – Jelang Hari Kopi Internasional, 11 Maret 2018, sekelompok anak muda asli Bulukumba di perantauan memperkenalkan brand baru asli daerah Bulukumba, Sulawesi Selatan. Namanya Kopi Kindang. Kopi Kindang memiliki ciri khas natural dan memiliki aroma sesuai kegemaran para pencinta kopi.

Kopi Kindang terdiri dari dua jenis yakni Arabica dan Robusta. Salah satu keunggulan Kopi Kindang adalah aroma kopi yang berkualitas dari setiap biji kopi pilihan yang disortir berdasarkan pengalaman para petani kopi masyarakat Kindang dan diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun.

“Aroma berkualitas juga dihasilkan oleh roaster yang memiliki nalar dan insting dalam membuat proses roasting berstandar sampai menjadi roasted beans yang cocok untuk diolah secara sempurna”, kata Muhamad Yusuf, founder dan penggagas Kopi Kindang. “Jika mendapat sentuhan barista yang memiliki kemampuan meracik kopi dengan rasio takaran dan penyeduhan yang tepat, Kopi Kindang akan terasa sekali kelebihan dan keunggulannya”, tambah Yusuf.

Kopi Kindang
Salah satu produk Kopi Kindang, aroma nya khas (ist)

Kopi Kindang juga merupakan produk organic yang terbebas dari sentuhan pestisida. Disamping itu Kopi Kindang tumbuh di kawasan khusus bekas letusan Gunung Purba dengan ketinggian 800-1800 M. Dengan demikian habitat tempat tumbuh Kopi Kindang sangat istimewa dan terjaga kualitasnya.

Usaha memperkenalkan Kopi Kindang mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan. Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria mengapresiasi usaha anak muda Bulukumba di perantauan untuk memperkenalkan Kopi Kindang. “Ini anak muda yang optimis dan keren”, katanya melalui jejaring Facebook. Ia berharap upaya ini bisa membantu masyarakat petani kopi di Kindang sehingga lebih sejahtera sesuai visi Kabupaten Bulukumba.

Kindang adalah nama sebuah desa dan kecamatan di lereng Gunung Lampo Battang dan Bawakaraeng, Kabupaten Bulukumba. Desa Kindang terdiri dari tujuh Dusun yakni Dusun Cibollo, Bungaya, MT Deceng, Sapaya, Gamaccaya, Kahayya dan Tabbuakang. Masyarakat Desa Kindang sebagian besar menjadi petani.

Selama ini, Desa Kahayya dan Kayu Berengang merupakan penghasil kopi berkualitas tinggi. Pemerintah Kabupaten Bulukumba menjadikan daerah Kindang sebagai wisata alam. Tahun 2018, kalangan muda daerah itu juga menggagas program visit Kindang,. Diharapkan Kopi Kindang akan menjadi salah satu oleh oleh khas bagi wisatawan.

Jadi selamat Hari Kopi Internasional bagi para pencinta kopi. Mari rasakan nikmatnya kopi nusantara yang membuat kaum kolonial dulu datang kemari.(t)

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya