Jalan Pinggir

Cara Musisi Mengisi Ramadhan

HIRA: Hijrah Ramai-ramai

Kanigoro.com – Ada banyak cara dilakukan dalam memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan amal kebaikan. Seperti yang dilakukan beberapa orang musisi dengan membentuk kelompok yang diberi nama Hira, singkatan dari hijrah ramai-ramai.

“Jadi Hira ini bukan group musik, tapi lebih ke gerakan moral dari para musisi yang bertujuan dan berkomitmen untuk cinta Al Qur’an, cinta masjid dan menjauhi narkoba,” jelas Anwar Fatahilah, bassist band Power Slaves salah satu penggiat Hira.

Hira didirikan oleh Ustadz Gunadi (musisi guitar Dojo) mitra Ustadz Yusuf Mansyur pada saat mendirikan Majelis Duha di Pesantren Darul Qur’an. Selain Anwar Fatahilah, musisi lain yang tergabung sebagai penggiat HIRA antara lain: Andien (aditional guitar band The Fly), Agung Gimbal (drummer band Dewa),. Benny Hadislani (komposer & founder HIRA), Riyan (Vocalis band Dmasiv & founder HIRA), Rama (Guitaris band Dmasiv) dan Kiki (Guitaris band Dmasiv).

Selama bulan Ramadhan ini, Hira mengadakan beberapa kali acara ngabuburit berupa talkshow Ngobrol Perkara Iman (NGOPI) serta kultum dan sharing ba’da tarawih. Beberapa kota yang disinggahi antara lain Palembang (27/5), Bogor (30/5), Yogya (1/6) dan Semarang (2/6).

Kepada kanigoro.com Anwar Fatahilah menjelaskan kesan-kesannya mengikuti kegiatan Hira.

“Waktu kegiatan di Yogya, tim dibagi dua, saya dan Benny ditugaskan ke Kampung Qur’an di Kampungn Rukem, Desa Sidomulyo,  Purworejo. Rencananya acara bukber dengan anak-anak murid PPPA para calon hafidz Al Quran. Perjalanan benar-benar jauh dengan medan berat, membuat tim baru sampai lokasi habis magrib. Acara akhirnya bergeser menjadi ba’da taraweh,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut menurut Anwar, bersama Benny dirinya lebih banyak sharing untuk memotivasi anak-anak dan orang tuanya untuk lebih memaksimalkan pendidikan agama buat benteng dalam menghadapi tantangan jaman.

“Alhamdulillah melalui sharing kita dengan pengalaman-pengalaman kehidupan pribadi yang kita alami bisa menambah motivasi anak-anak dan orang tuanya di Kampung Qur’an,” ungkapnya.

Sementara tim lainnya berkegiatan di Masjid Baiturrahim Gejayan, Condong Catur, Sleman, dari sore sampai buka puasa. Sahurnya kedua tim bareng lagi di Masjid Jogokariyan, Yogya.

“Di situ juga ngobrol-ngobrol santai dengan para jamaah yang didominasi anak-anak muda, mahasiswa dan penduduk sekitar masjid,” cerita Anwar.

Anwar Fatahilah, saat tampil di Santrindelik.

Sabtu (2/6) usai Subuh, tim Hira menuju Semarang untuk melanjutkan kegiatan. Sore hari mengikuti acara Up Radio dan live music akustik NGOPI (Ngobrol Perkara Iman). Dilanjutkan acara malam harinya ba’da taraweh di Santrindelik menggelar live music akustik diselingi taushiah, tanya jawab, sharing dan penjelasan program dari PPPA Darul Qur’an, termasuk peluncuran aplikasi Qur’an Call  hasil kerja sama PPPA Darul Qur’an dengan Telkomsel yang bisa diakses gratis melalui 0800150031.

“Bermusik Ok, ibadah pun jalan, itulah pesan yang ingin disampaikan Hira. Berbagai kegiatan reliji mulai dari menggiatkan sholat lima waktu tepat waktu, pengajian, share ilmu agama hingga mengajak para fans ikut serta dalam kebaikan kami lakukan,” pungkas Anwar.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait