Dunia IslamFeatured

Yuliana Patma Sari Terpilih Menjadi Ketua PW PII Papua

Kanigoro.com – Pelajar Islam Indonesia (PII) Papua telah melaksanakan Konferensi Wilayah (Konwil) ke-XII di Jayapura, Senin (30/12). Konferensi Wilayah ini menjadi awal bagi kiprah PII Papua.

Sasa Sutarsa selaku Departemen Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah (PPW) PB PII mengatakan “Semenjak kepengurusan PW PII Papua vakum, persoalan ini menjadi salah satu perhatian PB PII. Padahal, secara potensi kader sudah memiliki Basis di beberapa Kabupaten dan sangat strategis untuk dijadikan Pengurus.”

Menurut Sasa, secara sumber daya manusia, kader PII di Papua telah mengikuti Pendidikan berjenjang di PII. Hal inilah yang menjadi semangat untuk membentuk kepengurusan dan memiliki legalitas organisasi.

“Perlu diketahui, PB PII memiliki tahapan pembangunan PW PII Papua ini dibentuk dengan rangkaian kegiatan yang begitu massif. Dimulai dari Penyelenggaraan training yang langsung dibuat dengan dua jenjang training, Leadership Basic Training dan Leadership Intermediate Training. PB PII sangat serius melihat situasi dan kondisi yang perlu tenaga ekstra dan pemikiran yang matang untuk suksesi pelaksanaan training yang sekaligus pelaksanaan Konferensi Wilayah dalam waktu 10 hari.” Ujar Sasa.

Prosesi pelaksanaan Training berjalan dengan sosialisasi yang singkat. Training terselenggara diikuti 37 pelajar terdiri dari 8 sekolah mencakup empat Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua. Kemudian dibuat kepengurusan Wilayah dan Daerah.

Adapun selama pelaksanaan Konferensi Wilayah dilaksanakan, peserta sidang mengikutinya dengan antusias dan dinamika siding pun terlihat.

Peserta Sidang Konferensi Wilayah ke-XII PII Papua

“Mungkin ini baru pertama kalinya mereka mengikuti prosesi sidang. Ketika pemilihan Presidium (pimpinan) Sidang Tetap, banyak yang menawarkan diri untuk menjadi Presidum. Namun keinginan tersebut tidak dapat dilaksanakan mengingat telah disepakatinya Tata Tertib Konferensi.” Jelas Sasa.

Presidium Sidang Konferensi Wilayah ke-XII PII Papua dipimpin oleh 3 peserta utusan, antara lain Alex Romi dari Kabupaten Jayapura, Dwi anggraini dari Kabupaten Keerom dan Sadam Irianto dari Kota Jayapura.

Sasa menuturkan, ketika dibentuk Panitia Pemilihan Ketua dan Anggota Dewan Formatur  PII Papua, sidang berjalan dengan diskusi yang cukup alot. Adapun dalam pemilihan tersebut muncul beberapa nama calon Dewan Formatur, diantanya Taufik Hidayat, Muhammad Rizky Ramadhan,Abdul Rahim, Syiva Nur Rahma dan Yuliana Patma Sari.

Panitia pemilihan mulai melakukan uji kelayakan Anggota Dewan Formatur PII Papua yang sudah ditentukan Kriteria Ketua dan Anggota Formatur dalam rapat Komisi Imamah.

Pelantikan Ketua dan Anggota Dewan Formatur PW PII Papua.

“Prosesi pemilihan memakan waktu lama dan beberapa terjadinya skorsing sidang untuk melakukan musyawarah. Tepat pada pukul 21.00 WIT, Presidium memutuskan serta menetapkan Yuliana Patma Sari sebagai Ketua Formatur, Muhammad Rizky Ramadhan, Abdul Rahim, Syiva Nur Rahma dan Taufik Hidayat Sebagai Anggota formatur. Inilah sejarah pertama di PII Papua, Ketua Dewan Formatur sekaligus Ketua PW PII Papua dari rahim seorang perempuan. Jadikan ini semangat bagi PW PII Papua kedepan.” Pungkas Sasa.

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker