Dunia Islam

Umat Islam Sumatera Utara Sambut Positif Imbauan Gubernur, Tahun Baru diisi dengan Tausiyah dan Dzikir

Kanigoro.com – Badan Kemakmuran Masjid Raya Pematangsiantar, melaksanakan kegiatan keagamaan berupa Tausiyah dan Dzikir. Rangkaian kegiatan yang telah menjadi agenda resmi Masjid Raya sejak 10 tahun belakangan ini dipimpin oleh Ustadz Rahmadi Saragih Sitio,.Lc. Kegiatan dimulai dengan melaksanakan Sholat Isya dan dilanjutkan dengan Sholat Tasbih berjamaah, berlangsung Senin Malam, 31 Desember 2018.

Hal ini dikatakan oleh Akbar Subuhi Ketua Generasi Muda Masjid Raya Pematangsiantar mewakili Badan Kemakmuran Masjid yang dipimpin oleh Bapak Syahrial Joman.
“Kegiatan Tausyiah dan Dzikir bersama ini kita laksanakan bukan hanya di malam pergantian tahun Masehi seperti saat ini. Namun kita memang menganggap perlu membuat kegiatan ini seperti sesuatu hal yang khusus karena kita ingin mengajak kaum muslimin datang ke masjid di malam pergantian tahun baru ini dan ini sudah kita buat sejak 10 tahun lalu,” kata Akbar.

Akbar menambahkan bahwa organisasi Generasi Muda Masjid Raya yang ia pimpin berusaha memaksimalkan program Badan Kemakmuran Masjid itu dengan mensosialisasikan kepada kaum Muslimin khususnya generasi muda Islam tentang manfaat kegiatan tersebut. Ia menambahkan bahwa kegiatan Tausyiah dan Dzikir tersebut dapat menjauhkan generasi muda dari perilaku hura-hura di malam pergantian tahun baru.

“Kita manfaatkan semua sarana yang ada sama kita Bang. Spanduk kita pasang. Medsos kita aktikan. Kerjasama kita dengan kawan- kawan dari Pejuang Shubuh. Tujuan kita agar beramai – ramai lah kita datang ke masjid ini. Kan udah kita tahu lah Bang, Kalau pas malam tahun baru. Macam mana yang terjadi dibuat orang. Banyak kegiatan kurangnya bermanfaat dan cenderung hura – hura,” sambungnya.

Sementara itu, seorang jamaah, Azhar Annas Nasution, tokoh Pemuda Islam Sumatera Utara, Putra Pematangsiantar, menyambut baik kegiatan Tausyiah dan Dzikir tersebut. Dirinya juga memantau bahwa kegiatan sejenis juga dilaksanakan di beberapa Masjid yang terdapat di Pematangsiantar antar lain di Masjid Al Hasanah Jl.Kasuari dan Masjid Istiqomah Jl.Rakutta Sembiring.

Ia menambahkan bahwa adanya surat edaran Walikota Pematangsiantar Hefriansyah NoorNdan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang isinya antara lain secara khusus mengimbau umat Islam untuk menggelar Dzikir Istiqosah dan doa berdampak besar pada semangat aktifis dakwah khususnya pengurus masjid untuk membuat kegiatan pada malam pergantian tahun baru.

“Berdampak besar surat itu Pak. Sudah pasti itu. Surat edaran Walikota dan Gubernur itu menambah semangat kita dan kawan – kawan khususnya Ayahanda dan Bunda kita yang punya amanah mengurus masjid. Apa lagi secara khusus disebutkan di surat itu untuk Umat Islam melaksanakan Dzikir Istiqosah dan Doa memohon terhindar dari musibah. Bangga dan semangat kita membaca surat itu di tengah banyaknya musibah yang menimpa bangsa kita saat ini,” kata Annas.

Annas yang juga Ketua Umum PW Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumatera Utara ini menambahkan bahwa dengan ditiadakannya agenda acara malam pergantian tahun baru oleh pemerintah sebagaimana yang lazim selama ini dilakukan menunjukkan adanya suasana keprihatinan atas bencana yang silih berganti datang belakangan ini.

“Kita juga kan bisa merasakan. Bencana terus silih berganti. Prihatin kita. Ada apa kita ini? Pertanyaan ini marilah kita tanyakan kepada diri kita masing- masing. Introspeksi kita. Mohon ampunan Alloh SWT. Semoga selamat kita ini. Kita tinggalkan perilaku tak bermanfaat dan mubazir seperti sering terjadi di malam pergantian tahun baru,” pungkasnya. (Amss)

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait