Dunia Islam

Training Jurnalistik MWI, Gerakan Literasi Menuju Madrasah Riset

Kanigoro.com – Memanfaatkan liburan semester gasal Keluarga Alumni Pondok Pesantren Wathoniyah Islamiyah (KAPPWI) mengadakan training jurnalistik bagi siswa-siswi Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur, Petanahan, Kebumen. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di kompleks PP WI dibuka Kepala Madrasah ‘Aliyah WI Drs. H. Rusman pada Sabtu (22/12). Dalam sambutan pembukaannya, Rusman mendukung kegiatan tersebut sekaligus mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dengan harapan bisa mengikuti dengan baik.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan kelak di antara peserta ada yang menjadi penulis atau setidaknya terjun dalam bidang tulis menulis, baik sebagai wartawan, peneliti atau kritikus,” ucapnya.

Terkait kegiatan tersebut Ketua KAPPWI Drs. H. Agus Khanif berharap bisa membangkitkan semangat tulis menulis siswa-siswi MWI untuk mendorong gerakan literasi di madrasah. Sehingga ke depannya bisa mewujudkan brand sebagai madrasah riset.

 “Selain kebahasaan khususnya Bahasa Arab, sudah saatnya madrasah membuat brand sebagai madrasah riset. Ingat, kita hidup berada di dunia milenial. Riset-riset ilmiah menjadi hal yang sangat urgen,” jelas Agus.

Dalam training jurnalistik tersebut tampil beberapa orang nara sumber. Antara lain Arief Budianto, esais nasional kelahiran Petanahan yang sekarang berdomisili di Bantul, Arif Widodo, wartawan surat kabar Suara Merdeka serta Sabrur R Soenardi, editor dan penulis asal Kebumen.

Salah seorang peserta Robih Mujtaba mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti training jurnalistik.

“Saya beruntung bisa mengikuti acara semacam ini. Selain mendapat pengetahuan mengenai cara menulis yang benar, juga banyak inspirasi yang saya dapatkan dari pemateri. Tentu semua ini tidak bisa didapatkan selama di kelas dalam pelajaran biasa,” ungkapnya.

Untuk bisa menulis, pengetahuan tentang cara menulis saja tidak cukup. Lebih penting lagi untuk mau memulai menulis. Hal ini yang ditekankan para nara sumber.

“Untuk bisa menjadi penulis syaratnya cuma satu, yaitu mulailah menulis sejak sekarang juga,” tegas Arief Budiyanto.

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: