Dunia Islam

Soetrisno Bachir: Indonesia Tidak Akan Maju Kalau Umat Islam Tidak Maju

Catatan Sudono Syueb

“Maju dan tidaknya Indonesia ini tergantung pada umat Islam”, tutur Soetrisno Bachir, mantan Ketua Umum PB KBPII, dalam orasinya di Peringatan HARBA PII ke 71 di Shangrilla Hotel, Surabaya, Ahad (6/5/2018) kemarin.

Kenapa kemajuan lndonesia tergantung pada umat Islam? Menurut Soetrisno, “Karena umat Islam adalah penduduk mayoritas di Indonesia ini. Ada sekitar 80% penduduk lndonesia ini beragama lslam. Kalau 20 % saja dari 80 % umat lslam jadi pengusaha maka akan ada sekitar 5 juta pengusaha muslim tingkat nasional yang bisa membangun peradaban ekonomi bersyariah di lndonesia”.

Agar bisa membangun peradaban ekonomi yang lebih maju, Soetrisno Bachir mengungkapkan, “Ada 5 syarat yang harus dipenuhi umat Islam agar bisa membangun peradaban ekonomi lndonesia yakni masyarakat lslam harus memiliki Aqidah Islamiyah atau spiritual lslam yang kuat, berjiwa Entrepreneurship, menghargai profesionalisme, sangat menguasai teknologi terkini, dan output looking yang berkualitas”.

Lebih lanjut Soetrisno Bachir, yang menjabat Ketua Dewan Pertimbangan KBPII, menyatakan. “Indonesia ini, diharapkan oleh dunia Islam agar bisa jadi pelopor kebangkitan Islam dunia karena penduduknya mayoritas muslim, harapan ini bisa terwujud kalau umat Islam bisa meningkatkan peradaban pembangunan ekonomi dengan 5 syarat tersebut”.
“Indonesia memiliki kapabilitas untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih maju namun peran umat islam sangat dibutuhkan dalam terwujudnya peradaban baru ini karena ajaran Islam bukan hanya melakukan kegiatan beribadah. Tetapi, ajaran Islam juga harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam berekonomi,” tutur Soetrisno Bachir.

Soetrisno Bachir dalam Harba PII ke 71 di Jawa Timur
Soetrisno Bachir dalam Harba PII ke 71 di Jawa Timur

Ia menambahkan. “Ketika pemilihan Gubernur tahun 2008 saya mendukung Gus Ipul jadi Cawagubnya Pak De Soekarwo, saya dukung dana dan partai, imbalannya hanya satu, saya minta Gus Ipul bisa mendorong munculnya sembilan (9) pengusaha nasional dari Jawa Timur. Tapi setelah periode 1 selesai, tak satupun muncul pengusaha nasional binaan Gus lpul”, lanjut Sutrisno mengenang masa masa dukungannya pada Gus lpul.

Dalam peringatan Harba PII ke 71 di Surabaya ini, Soetrisno Bachir merasa senang karena ada tanda tanda munculnya pengusaha nasional dari kader PII. “Saya berharap agar adinda Dadang Hidayat, kader PII jadi pengusaha nasional karena telah merintis pembangunan perumahan syariah pertama dan terbesar di Jawa Timur”. (ss)

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait