Dunia Islam

PW PII Jatim Gelar Talk Show Membangun Pelajar Beradab

Kanigoro.com – Pendidikan dan kebudayaan sebagai aspek yang fundamental saat ini, menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Karena bagaimanapaun juga, dalam konteks pendidikan dan kebudayaan, pelajar itu sendiri adalah subyek sekaligus obyek. Apa saja yang terjadi, termasuk Kondisi yang memprihatinkan di pelajar saat ini, akan menjadi sumber kerapuhan bagi bangsa Indonesia sendiri.

Sebagai tindak lanjut dari Pernyataan pers PW PII Jawa Timur 3 Februari 2018, terkait meninggalnya Guru Ahmad Budi Cahyanto (Guru Kesenian SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur) yang meninggal karena menderita luka di kepala akibat dipukuli oleh muridnya sendiri, PW PII Jawa Timur mengadakan Talkshow Inspiratif Pelajar “Membangun Pelajar Beradab”.

Menurut penulis sekaligus ahli literasi, Rafif Amir Ahnaf (Ketua FLP Jawa Timur), munculny Kasus kasus kekerasan di kalangan pelajar karena pelajar belum memilliki aktivitas produktif untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan kegiatan bermanfaat.

Talkshow pelajar inspiratif ini mengundang juga praktisi pendidikan SMPN 6 Surabaya Eka Erawati, S.Psi, M.Psi dan Aktivis Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Budi Santoso Wibowo, S.Pd.I, M.Pd.I. dengan tema “Revitalisasi serta Kolaborasi Peran Praktisi Pendidikan, Pengamat sosial, dan Aktivis Pelajar dalam mewujudkan Pelajar Beradab”. Talkshow ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Sidang Dewan Pleno Wilayah (SDPW) Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Jawa Timur periode 2016-2018.

Menurut Ketua Umum PW PII Jawa Timur, M. Hasby Al Haikal, membangun adab para pelajar saat ini adalah bentuk investasi moral kita dalam keluhuran budaya bangsa di masa depan. Pelajar sekarang dengan segala karakter yang ada disadari atau tidak adalah pengemban amanah perjuangan bangsa, bukan hanya terkait dengan ekonomi dan kesejahteraan namun bagaimana cita-cita bangsa yang menjadi cikal bakal negeri itu muncul dapat selalu dijaga dan dikembangkan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang beradab.

Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Timur sebagai organisasi pelajar tentu berupaya untuk meminimalisir kerusakan-kerusakan yang ada saat ini di kalangan pelajar. PII Jawa Timur mengajak pelajar se-Jawa Timur khususnya dan seluruh sahabat pelajar pada umumnya, untuk membangun kesadaran untuk memanfaatkan waktu lebih baik dan lebih produktif. (k2u/piijatim).

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait