Dunia Islam

PII Harus Menjadi Barometer Pelajar di Medan

Kanigoro.com – Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Medan menggelar Konferensi Daerah (Konda) ke-16 pada hari Sabtu (6/7) di Gedung Ikatan Keluarga Balingka, Medan. Azri Wahyuda dari PW PII Sumut dalam sambutannya mengingatkan agar PD PII Kota Medan bisa menjadi barometer bagi seluruh pelajar Medan.

“Bagi pemegang amanah harus tetap yakin dalam menjalankan proses kepengurusan dan jangan lupakan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam berkepengurusan,” pesan Asri.

Salah seorang tokoh masyarakat yang hadir, Dedi Iskandar Batubara menyampaikan pesan kepada ketua terpilih agar tetap melanjutkan perjuangan melalui pengkaderan di PII. “Ciptakan inovasi baru dalam menarik perhatian pelajar di kota Medan, ciptakan sesuatu yang besar untuk pemimpin di masa depan melalui wadah PII ini,” kata Dedi, mantan Ketua Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Sumut yang sekarang Ketua Komite III DPD RI.

Ketua Umum PD PII Medan periode 2018-2019 Alden Anarki Hasibuan yang mengakhiri masa kepengurusannya berharap pengurus periode berikutnya bisa lebih baik. “Saya titipkan estafet perjuangan kepengurusan ini kepada kalian, tetap berjuang melalui wadah ini. Saya berharap PD PII Medan periode depan akan lebih baik lagi dalam pengkaderan dan eksistensinya,” harap mahasiswa semester 6 Universitas Potensi Utama (UPU) Medan.

Sementara Vina Elvionita selaku Ketua Umum/Ketua Dewan Formatur PD PII terpilih berjanji akan menjalankan amanah dengan baik. “Insya Allah saya akan jalankan amanah ini dengan baik, saya memohon saat saya tak berlaku adil atau tak memegang ayat-ayat Allah sebagai pegangan dalam memutuskan perkara, ingatkanlah. Sehingga saya tak tersesat di jalan yang Allah murkai,” ucap mahasiswi semester 2 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UISU) Medan.

Untuk menyusun kepengurusan PD PII Medan periode 2019-2020, Vina dibantu empat anggota formatur terpilih, yaitu Muhammad Afiq Marzuki (alumni SMA), Muhammad Fadhli Siregar (siswa SMK PAB), Sri Wahyuni (mahasiswi semester 4 UINSU) dan Maelin Azridayani (mahasiswi semester 4 USU).

Konda PII Medan dihadiri pelajar-pelajar se Kota Medan, utusan beberapa komisariat yang ada, seperti: Komisariat PAB, Komitsariat RM Taqwa dan Komisariat PGRI. Selain memilih dewan formatur, konda menetapkan program unggulan berupa Pelatihan Kepemimpinan dengan menghadirkan 1000 pelajar.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya
Scroll Up