Dunia Islam

PII Bekasi Siapkan Seribu Kader di Bulan Ramadhan

Kanigoro.com – Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Bekasi Raya, memberi dukungan terhadap Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Bekasi dan Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta yang menggelar Gerakan Seribu SIAM (GSS). 

GSS ini digelar bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti Basic Training (Batra), pelatihan kepemimpinan dasar resmi yang ada dalam jenjang pengkaderan di organisasi PII.

Program GSS ini untuk menyiapkan calon kader-kader PII yang ada di sekolah sekolah, terutama di Kota dan Kabupaten Bekasi. “Alhamdulillah kegiatan SIAM sudah berlangsung tiga kali, pertama di SMK Prasasti, SMK Putra Bhagasasi, dan SMK Ekuintek,” kata Ambar Sumantri, KBPII yang menjadi koordinator instruktur GSS ini.

KBPII Bekasi Raya juga mengharapkan dengan kegiatan GSS ini, kaderisasi PII semakin berkembang terutama di kawasan Bekasi Raya.

“Untuk kepentingan kaderisasi umat, kami berharap Pengurus Wilayah PII Jakarta untuk membangkitkan kembali PD-PD di sekitar Bekasi.” ujar Syauzie AF, KBPII yang berasal dari Suka Karya, Ahad (31/03) lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog KBPII Bekasi Raya dengan PW PII DKI Jakarta di SMK Ekuintek, Sukatani (31/04).

“Kami KB PII senantiasa memberi suppport dan dukungan untuk bangkitnya kembali PII dan kaderisasi PII di Bekasi Raya, terutama PD PII Attaqwa, PD PII Kota Bekasi, dan PD PII Kabupaten Bekasi,” kata Irwan Basyuni, KBPII lain yang berasal dari Gardu Sawah, Cikarang Barat.

Kondisi kepengurusan PD-PD di Bekasi Raya saat ini sedang mengalami turbulensi. Dan, PW PII Jakarta diharapkan dapat segera menyelesaikan masalah ini.

KBPII Bekasi Raya tidak hanya bicara. Mereka juga ikut turun gunung  menggelar Gerakan 1000 SIAM. Sebagai organisasi pelajar tertua di Indonesia. PII lahir tahun 1947 di Yogyakarta. Rasanya malu dan mengecewakan bila saat ini kepengurusan PII tidak berjalan.

“Titip salam ke Pengurus Besar untuk melakukan reformasi total atas sistem pelatihan kader yang selama ini dibesut yakni Ta’dib. Bagaimana bisa karakter militan anggota PII sekarang menguap entah kemana,” tambah Komarudin Ibnu Mikam, KB PII yang juga pendiri Sekolah Alam Prasasti Bekasi.

Dialog dihadiri Keluarga Besar dari berbagai angkatan. Berlangsung akrab. Sedikit tegang dan mendebarkan.

Sementara SIAM dihadiri sebanyak 32 orang peserta dari tiga sekolah. Alumni SIAM berlanjut dalam Grup diskusi yang akan diarahkan untuk mengikuti SIAM tingkat lanjut dan kemudian akan dipersiapkan mengikuti Basic Training, Ramadhan yang akan datang.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up