Dunia Islam

P2TP2A dan Enam Ormas Dukung Gerakan Brotherhood PII Wati Jawa Barat

Kanigoro.com – Pengurus Koordinator Wilayah Korps PII Wati Jawa Barat, Rabu (15/8/18) melakukan audiensi ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat di Kantor P2TP2A Jalan R.E. Marthadinata, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kota Bandung. Audiensi ini diawali dengan pembukaan dan sosialisasi terkait rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Korps PII Wati yang ke-54 dan peluncuran gerakan “Brotherhood: Pelajar Subyek Perubahan”.

Gerakan “Brotherhood: Pelajar Subyek Perubahan” ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelajar puteri yang sesuai dengan perannya sebagai entitas sosial dengan pemenuhan tiga skill kompentesi diantaranya  kemampuan public relation, peer counseler, dan juga sebagai event organizer. Ketiga kompetensi tersebut bisa diaktualisasikan untuk menjadikan pelajar puteri lebih produktif sebagai subyek perubahan sesuai dengan tupoksinya. Gerakan brotherhood ini merupakan proses pembentukan pelajar puteri yang produktif dan siap mencetak generasi untuk menyelamatkan bonus demografi yang dimulai pada tahun 2020 mendatang, dan diperkiraan 2030 fenomena ini berada di titik puncaknya.

Dwi dari P2TP2A menanggapi gerakan brotherhood dengan positif dan siap mengawal dan mendukung gerakan brotherhood dengan menjadi pembicara pada Dialog terbuka dalam main event rangkaian Harlah PII Wati yang akan dilaksanakan pada 25-26 Agustus 2018 bertempat di Gedung Bandung Creative Hub dan juga dihadiri oleh LAHA dan KPID. Disamping itu, Dwi juga berpesan bahwa Ormas Islam untuk  bisa merepresentasikan keislamannya dalam behavior dan attitudenya, hal ini sesuai dengan gerakan PII Wati sebagai sahabat pelajar dengan menjaga dan menanam nilai-nilai keislaman pada semangatnya.

Sebelum melakukan audiensi, Koordinator Korps PII Wati Jawa Barat telah melakukan kegiatan “Bincang Hangat” yang dihadiri oleh enam Ormas diantaranya adalah KOPRI, IPPNU, IPM, KOHATI, IPPI Persis yang dilaksanakan pada Hari Jumat (10/8/18) bertempat di Kantin The Panas Dalam. Acara tersebut termasuk rangkaian Harlah PII Wati yang ke-54 untuk sosialisasi gerakan dan bersinergi dengan Ormas Jawa Barat.

Dua kegiatan tersebut merupakan gerbang awal Korwil PII Wati untuk melebarkan langkahnya diruang eksternal, dalam upaya menjadi garda terdepan mengakomodir pelajar putri dalam menjawab isu perempuan dan anak. Salah satu upaya itu di wujudkan dalam event Student Up Creativity (SUC) yang akan di gelar akhir Agustus ini. Rangkaian SUC ini diharapkan dapat menjadi starting point gerakan PIIWati sebagai Badan Otonom, sekaligus melebarkan cita-cita yang dimiliki oleh PII yakni terciptanya izzul islam wal muslimin dari tangan pelajar, dan sebagai refleksi konten dan konteks Harlah PII Wati yang ke-54 yang akan diikuti oleh seluruh kader PII Wati Jawa Barat dan kader PII, Pelajar umum, dan masyarakat.

Kegiatan utama beraneka ragam berupa dialog terbuka yang akan dihadiri oleh para pihak dari berbagai lembaga sebagai penguat gerakan brotherhood, lalu akan membuka kelas mendongeng, peer Counseler, dan beauty and handsome class yang bertujuan sebagai pilot project aktualisasi gerakan brotherhood yang bisa diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan pelajar pada dilanjutkan dengan acara internal yaitu Sarasehan Instruktur dan Pemandu Putri serta Refleksi Harlah PII Wati-54 jang akan di hadiri oleh para ketua Korwil PII Wati.

 

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait