Dunia Islam

KBPII Gunungkidul Mengadakan Baksos dan Donasi di Yayasan Mata Hati

Kanigoro.com –  Kegiatan pengajian bulanan Pengurus Cabang KB PII Gunung Kidul berjalan lancar. Bahkan pada Bulan Ramadhan juga mengadakan baksos dengan berupa Donasi sebesar 2,5 juta dan alat alat tulis, pakaian layak dan siap pakai di Yayasan Mata Hati, sebuah rumah singgah (anak yatim, anak terlantar dll), serta memberikan donasi untuk siswi SMADA dan satu adiknya di SMP yang yatim piatu, sebesar Rp 400.000,-

Informasi dari koordinator PC KBPII Wati Gunung Kidul, Yunda Amanah, Selasa (12/6 2018), sebelum ke Yayasan Mata Hati, rombongan PC KBPII berhenti sebentar di masjid Pancasila Grogol Paliyan untuk sholat asar berjamaah.

Selanjutnya Amanah menjelaskan, ketika serah terima bantuan dari PC KBPII juga ada tausiyah dari kang Iskamto, “Silaturrahmi itu bisa memperpanjang umur, barokah dan menghilangkan prasangka hingga hati kita jadi bersih dari su’udlon”, ujar Amanah.

Perlu diketahui, kata Amanah, PC KB PII dan PII Wati Gunungkidul lahir pada Oktober 2017 setelah ada tamu silaturahmi dari PC KB PII Sleman. Sejak Oktober 2017 itu diadakan pertemuan rutin, berupa taklim dengan pembicara dari KBPII juga seperti Bushrowi, Zamari, Iskamto dll.

Ketika Gunungkidul dilanda banjir pada Desember 2017, KB PII Wati, kata Amanah, dalam pertemuan rutinnya menggalang dana untuk korban banjir dan mengumpulkan buku tulis, karena banyak perlengkapan anak anak yang ikut arus banjir.

Dana terkumpul Rp 1.200 000,- selama Desember 2017 hingga 17 Februari 2018.  Saat itu korban banjir sudah teratasi oleh pemerintah, jadi penyerahan bantuan dipending. Kemudian bulan Ramadhan ini KB PII Wati melanjutkan program yang sempat dipending, agar direalisasikan untuk anak yatim, duafa, mualaf dan anak terlantar.

“Alhamdulillah respon dari KB PII Gunungkidul bagus sekali sehingga dana infaq terkumpul Rp 3 100.000 – serta buku tulis, pakaian pantas pakai dll menjadi tambah banyak. KBPII Gunungkidul juga ikut menyumbang 2 juta rupiah untuk muslim Palestina”, tambah Amanah.

Sementara itu Ketua PC KB PII Gunungkidul Ngatijo menyatakan, dulu kita pelajar dan sekarang sudah mantan pelajar lalu mendirikan paguyuban KBPII, ini suatu momen yang sangat bagus untuk berbagi dan silaturahmi untuk saling menguatkan ukhuwah, kerjasama dan fastabikhul khairot.

(Laporan: Sudono Syueb)

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait