Dunia Islam

Harba Ke-71 PII Di Jatim: Membangun Ekonomi Keumatan Bersama Cagub dan Cawagub Jatim

Oleh: Sudono Syueb

Harba ke-71 PII di Jawa Timur akan menjadi momentum untuk membangun kesadaran ekonomi keumatan. “Tak dapat dipungkiri, sebagai komponen bangsa dengan jumlah terbesar di lndonesia umat lslam mengalami dua problem penting yaitu Pendidikan dan Ekonomi”, demikian kata Fajar, ketua panitia Harba Pll ke 71 di Jatim, yang akan di gelar di Shangrilla Hotel Surabaya pada hari Ahad, 6 Mei 2018.

Fajar juga menambahkan, “Alhamdulillah, di sektor pendidikan sudah banyak Ormas atau Lembaga Pendidikan yang terus berikhtiar memperbaiki kualitas pendidikan umat lslam seperti Muhammadiyah, NU, Al lrsyad dan At Tarbiyah dll. Seiring dengan itu jumlah lembaga pendidikan berbasis lslam dari tahun ke tahun semakin meningkat secara kualitas dan kuantitas. Di Jatim misalnya ada puluhan Sekolah Islam favorit seperti Al Hikmah Surabaya, Al Falah Surabaya, Amanatul Ummah Pacet, El Kissi Mojosati, Ar Rahma Batu, Ar Raudlotul Ilmiyah Kertosono, SMA Plus Siman Lamongan dan Karangasem Paciran Lamongan”.

Sementara itu sektor keumatan yang selama ini belum banyak disentuh adalah masalah Ekonomi. “Umat Islam masih cendrung bergerak sendiri-sendiri, belum tercipta praktik ekonomi secara berjamaah.
Dampaknya, umat lslam semakin jauh ketinggalan di bidang ekonomi dibanding umat lain. Indikasinya, sektor-sektor ekonomi strategis seperty properti, ritel dan jasa mayoritas dikuasai umat lain”, urai Fajar.

Lalu bagaimana posisi KB PII? “Sebagai ormas yang lahir dari rahim Pll, adalah wajib bagi KB PII untuk turut serta menyelesaikan problem keumatan tersebut, khususnya di bidang ekonomi”, tutur Hendy selaku srkretaris Panitia.

Lebih lanjut Hendy menyatakan, “Sebentar lagi ada Pilgub Jatim, maka momentum ini perlu dimanfaatkan oleh Panitia Harba PII ke 71 untuk menghadirkan para kandidat Cagub dan Cawagub yaitu Syaifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa supaya berkenan menyampaikan visi misinya berkaitan dengan pembangunan ekonomi umat Jawa Timur”.

Sementara itu, secara internal KB PII, ada PR  (Pekerjaan Rumah) penting di bidang ekonomi, yang juga perlu segera dituntaskan.

“Sebagai organisasi intelektual dengan beragam potensi, KB PII harus menjadi leader bagi ormas lain bagaimana berjamaah secara ekonomi. Di sinilah dibutuhkan sinergi sehingga berbagai potensi tersebut menjadi kekuatan”, sambung Dadang Hidayat, Kepala Kesaudagaran KB PII Jatim yang telah merintis Perumahan Syariah pertama dan terbesar di Jatim di bawah bendera PT INDO TATA GRAHA.

Dalam Peringatan Harba PII ke 71 tersebut, menurut rencanaakan dibuka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadji Effendy. MSP. Sementara itu direncanakan sebagai Key Note Speaker adalah Menteri Agraria dan Pertanahan Dr. Syofyan Djalil, SH, MH, M.ALD, serta para pembicara lain seperti Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Ketua Umum KB PII Nasrullah Larada, dan Durut Indo Tata Graha  yang juga Kepala Kesaudagaraan KB PII Jatim Dadang Hidayat serta menghadirkan calon gubernur Jatim Drs. Syaifullah Yusuf,  dan Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Forum pertemuan ini juga direncanakan mengundang seluruh anggota dan pengurus KB PII se Jatim dan para pelaku ekonomi UKM, UMKM dan para marketing perumahan syari’ah se Jatim.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait