Dunia Islam

Chalidin Yacob: Muslim Makassar Penemu Australia

Makassar, Kanigoro.com — Sejarah selama ini mencatat, pelaut asal Inggris bernama Kapten James Cook adalah penjelah pertama yang mampir ke pantai selatan dan timur Australia pada era 1700-an. Hanya saja, catatan tersebut masih diperdebatkan para ilmuwan.

Para ilmuwan atau peneliti masih bersemangat mencari tahu siapa sebenarnya penemu benua yang terdekat dengan Indonesia ini. Karena itu pula, topik “Siapa penemu benua Australia?” selalu menarik.

Penelitian terbaru berupa tesis yang kemudian dibukukan oleh Teuku Chalidin Yacob menguak hal mencengangkan.

“Dalam penelitian saya buktikan orang Melayu, atau orang Makassar yang pertama kali menemukan Australia,” ujar Teuku Chalidin, Founder Ashabul Kahfi Islamic Centre Sydney-Australia, saat membedah buku Muslim Melayu Penemu Australia.

Bedah buku tersebut berlangsung di Mesjid Baiturrahman, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu siang (6/5/2017).

Kepada hadirin, Chalidin menguraikan beberapa hal yang bisa membuktikan kebenaran penelitianya itu.

“Saya temukan kuburan muslim yang telah berusia ribuan tahun. Ada tulisan Arab pada nisannya. Ini salah satu bukti,” sebut pria yang menetap selama 25 tahun di Australia.

Seperti diketahui, meski benua Australia terletak antara Samudera Hindia juga samudera Pasifik, tepatnya di sebelah barat laut Tasman dan laut Koral, namun penghuni, budaya, dan sistem pemerintahannya dikuasai oleh bangsa kulit putih.

Teuku Chalidin Yacob hadir di Makassar atas prakarsa PW Keluarga Besar PII Sulawesi Selatan. Disamping menyampaikan ceramah dan diskusi, Ketua Perwakilan KB PII Australia ini juga mengunjungi SMA Insan Cendekia Syeh Yusuf milik KB PII Sulsel.

Chalidin yang menjabat sebagai Ketua Umum PB PII 1986-1989 ini juga menghadiri Aksi Bela Islam 55 di Karebosi, memberikan motivasi kepada siswa siswi SMA Syeh Yusuf, serta memberikan ceramah di beberapa masjid di Koa Makassar.

(th/fjc)*

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up