Berita

Yusril: Menurut UUD 45 Hasil Perubahan, Ahok Nggak Bisa Jadi Presiden. Ini Alasannya

Kanigoro.com – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa perubahan UUD 45 tentang syarat menjadi presiden dan wakil presiden RI, membuat mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mungkin bisa jadi calon presiden Indonesia. Hal itu dikemukakannya saat memberikan pidato dalam pembukaan Kongres Umat Islam Sumatera Utara, Jumat (30/3).

“Kalau Ahok pasti tidak bisa jadi capres,” tegasnya.

Sebelum perubahan, menurut Yusril, UUD 45 menyebut syarat presiden adalah warga negara Indonesia asli dan beragama Islam. Tapi kemudian diubah menjadi warga negara Indonesia asli. Dan pasca reformasi diubah lagi menjadi warga negara Indonesia yang lahir di Indonesia dan tidak pernah pindah kewarganegaraan dengan permintaan sendiri.

“Sesuai aturan yang ada saat itu, yang disebut warga negara Indonesia asli adalah penduduk pribumi, bukan orang Eropa, keturunan Tionghoa, India atau Arab. Dan dia harus beragama Islam. Karena menurut aturan Hindia Belanda, pribumi yang beragama Nasrani itu dimasukkan sebagai golongan Eropa,” jelasnya.

Dengan perubahan ketentuan itu, maka menurut Yusril, WNI keturunan seperti Hari Tanoe bisa maju jadi capres-cawapres, tapi tidak demikian halnya dengan WNI keturunan semacam Ahok.

“Ahok tidak lahir sebagai Warga Negara Indonesia, itu bisa dicek di catatan sipil,” ungkap Yusril.

Karena itu Yusril menegaskan alasan, kenapa Ahok tidak bisa menjadi capres atau cawapres. Yusril mengaku mengenal baik Ahok karena berasal dari satu daerah. Orang tua Ahok, Tjoeng Kiem Nam, memilih menjadi Warga Negara Tiongkok pada masa penentuan warga negara pada 1962. Sehingga Ahok yang lahir pada 1966, juga berstatus Warga Negara Tiongkok.

Yusril mengatakan Ahok baru memilih menjadi Warga Negara Indonesia sekitar tahun 1986. Dengan demikian, ia tidak memenuhi syarat sebagai calon presiden Indonesia seperti yang tersebut dalam UUD 1945.

“Jadi Ahok tidak bisa, yang lain bisa.”

Pidato Yusril yang antara lain berisi penegasan masalah Ahok tersebut, saat ini viral di media sosial. Berikut videonya yang diunggah di youtube.

https://www.youtube.com/watch?v=qWI1d4KQXCE

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up