Berita

Yusril: Kebijakan Pembangunan Ekonomi Saat ini tidak Berpihak kepada Rakyat

Kanigoro.com – Hutang Luar Negeri yang masif dilakukan rezim Jokowi saat ini dinilai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, cukup mengkhawatirkan.

Hutang yang lebih dari Rp4000 triliun itu akan berdampak negatif pada kedaulatan ekonomi dan politik bangsa, serta membebani keuangan negara. Hal ini disampaikan Yusril Ihza Mahendra di hadapan dua ribuan tokoh pondok pesantren se Jawa Timur yang berkumpul di Ponpes El Kisi, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (24/3/18).

Dalam orasinya, Yusril juga mengemukakan kekhawatirannya terhadap menurunnya kemampuan daya beli rakyat.

“Kebijakan pembangunan ekonomi saat ini tidak lagi berpihak kepada rakyat. Kemandirian bangsa makin melemah. Ketergantungan kita kepada negara-negara lain justru makin membesar,” ujarnya.

Ini semua, menurutnya, akan merusak sendi-sendi kedaulatan negara dan kesatuan bangsa.

Usai memberikan orasi di Mojokerto, Yusril dan rombongan DPP PBB serta DPW Jawa Timur melanjutkan perjalanan ke Tulung Agung untuk melakukan serangkaian kegiatan di kota itu.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up