Berita

Webinar KADIN Indonesia: Peluang Pasar Ekspor UMKM

Kanigoro.com – Dalam rangka menangkap peluang pasar eksport untuk pelaku usaha UMKM Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali menyelenggarakan tatap muka melalui zoom meeting webinar dengan Topik: PELUANG PASAR EKSPOR UMKM,Kamis (25/6).

Narasumber dalam webinar itu diantaranya: Komjen RI Pert, Dewi Gustina Tobing; Komite Eropa Rusia, Osco Olfriyadi Letunggamu; Komite Amerika, Jon A Masli; Komite India, Prem Kumar Nathani; Komite Tiongkok, Sugeng Prananto; Komite Timur Tengah, Fathahila Chalid; dan Komite Jepang, Devi Rachmawati.

Untuk Penanggap oleh Khairul Mahali, Ketua Umum Pengusaha Eksport Indonesia (GPEI) & Ketum Kadin INDONESIA Eddy Ganefo; Moderator: Wakil ketua umum Hubungan Luar Negeri, Darsono Manurung dan pembawa acara Raden Tedy.

Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, sangat disayangkan sekali apabila Indonesia mengeksport bahan mentah ke luar negeri. Pasalnya, bahan mentah tersebut akan kembali ke Indonesia dalam bentuk barang/material yang sudah diolah di luar negeri.

“Produk-produk UMKM sebenarnya memiliki kualitas yang bersaing dengan produk-produk impor. Ini sangat merugikan sekali bagi kita, karena nilai tambahnya didapat oleh mereka,” ujar Eddy mengawali diskusi.

Eddy mengungkapkan, saat pandemi COVID-19 ini nilai ekspor Indonesia lebih tinggi dari nilai import sehingga Indonesia masih surplus.

“Walaupun eksport kita surplus, secara kuantitas ataupun nilai rupiahnya menurun baik eksport maupun impornya,” ungkap Eddy.

Untuk itu, dalam Webinar ini, Kadin berharap dapat menggenjot ekspor ke negara-negara luar, khususnya produk hasil UMKM.

Dalam diskusi ini, Waketum Hubungan Luar Negeri, Darsono Manurung berharap, semua pelaku usaha untuk dapat menjadi pelobi-pelobi handal dengan memaksimalkan kerjasama dengan pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan.

Komite India, Prem Kumar Nathani, menyebutkan bahwa, masyarakat India dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 Miliar sangat nembutuhkan produk-produk dari luar negeri, khususnya dari Indonesia.

“Pasar di India sangat besar seperti produk rempah-rempah dan barang-barang inovasi lainnya,” kata Prem Kumar.

Sementara Khairul Mahali, Ketua Umum Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) berharap pengusaha UMKM merangkul para diaspora di luar negeri.

“Banyak diaspora-diaspora kita di luar negeri baik di Tiongkok, Jepang, Eropa dan negara lain yang membutuhkan produk kita seperto UMKM,” kata Khairul Mahali.

Tim Sapu Lidi pelaku UMKM

Di akhir acara, sebagai tindak lanjut hasil pertemuain ini, Eddy berharap dapat membentuk tim untuk mengkoordinir kebutuhan negara-negara luar, mendata produk-produk UMKM sekaligus meningkatkan kualitas produk UMKM.

“Kita akan apkikasikan dalam bentuk “sapu lidi”. Kalaupun kita kecil-krcil, tetapi bisa bersatu, kita akan menjadi kuat. Tetapi, kalau kita sendiri-sendiri kita mudah sekali dipatahkan,” tutup Eddy. (Azw)

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: