Berita

Tim Regana KB PII Berangkat Tangani Korban Banjir Kuningan

Jakarta, Kanigoro.com – Tim Regana Pengurus Besar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PB KB PII) diberangkatkan ke Kuningan. Warga wilayah Kuningan terkena banjir.

“Bismillah…. Tim Regana, selamat berjuang dan bekerja untuk negara. Para korban bencana banjir di Kuningan, Jawa Barat, menunggu peluh kerja keras dan keikhlasan kita untuk meringankan bebannya,” ungkap Nasrullah Larada, Ketua Umum PB KB PII, saat melepas Tim Regana, Selasa (24/1), di Rumah KB PII Cikatomas, Jakarta Selatan.

Ribuan warga di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan Senin, 23 Januari 2017, terpaksa meninggalkan rutinitas dan aktivitas kehidupan sehari-hari. Mereka sibuk membersihkan lantai berikut harta benda dan halaman rumahnya dari endapan lumpur berbaur sampah sisa banjir.

Bencana banjir bermula dari arus deras luapan Sungai Cijangkelok yang menerjang sedikitnya 2.000 rumah warga di tujuh desa, Minggu, 22 Januari 2017 malam. Rumah-rumah warga terkena banjir luapan sungai besar di daerah ujung timur wilayah Kabupaten Kuningan sekitar perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah itu tersebar di tujuh desa yakni Desa Ciangir, Cipondok, Sindangjawa, Sukaharja, Cibingbin, dan Dukuhbadag.

Banjir arus sungai berbaur lumpur dan sampah juga sempat mengenangi sejumlah kantor desa, sekolah sekolah dasar, masjid, mushala, serta fasilitas umum dan sosial lainnya. Bahkan kantor kecamatan dan markas Koramil Cibingbin di Desa Sukaharja pun, turut terkena banjir tersebut, dengan kedalaman bervariasi, mulai semata kaki hingga lebih dari satu meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bersama camat dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan Cibingbin segera membentuk posko penanggulangan darurat bencana banjir. Posko tersebut mengambil tempat di gedung serbaguna Desa Cibingbin.

“Ini bencana banjir berturut-turut. Tim Regana Desember kemarin juga turun di banjir Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya, September, tim juga menangani korban banjir bandang Garut, Jawa Barat,” jelas Popeye, Komandan Tim Regana KB PII.
Tim Regana, lanjut Popeye, berkoordinasi dengan BPBD dalam penanganan para korban banjir Kuningan. Banjir kali ini termasuk banjir terbesar yang di alami warga Kuningan. Luapan Sungai Cijang¬kelok sangat dahsyat. Sungai Cijangkelok pernah berulang kali meluap membanjiri permukiman-permukiman warga. (hdk)

Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: