Berita

Tantangan KBPII Sekarang: Membina Kader Milenial

Kanigoro.com – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Nasrullah Larada mengingatkan, tantangan yang dihadapi keluarga besar PII ke depan, sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Perkembangan teknologi telekomunikasi yang begitu pesat, selain membawa dampak positif, juga berdampak negatif terhadap semua kalangan, terutama para generasi muda.

“Semua orang sekarang memiliki handphone. Positif atau negatif, bergantung bagaimana memanfaatkannya,” kata Nasrullah.

Hal itu disampaikan Nasullah saat melantik Pengurus Wilayah (PW) KBPII Provinsi Lampung periode 2019-2022, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandar Lampung pada Sabtu, 8 September 2018.

Selain dari sisi perkembangan teknologi informasi, kata Nasrullah, tantangan yang dihadapi sekarang adalah karakter generasi milenial, yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal ini seharusnya mendorong pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII)

memiliki semangat baru dalam menjalankan organisasi.

Generasi yang lahir tahun 1990-an atau yang disebut generasi milenial, lebih terbuka dan bebas, termasuk dalam pergaulan. Dia menyebutkan sebuah penelitian tentang perilaku pelajar di Yogyakarta yang mengungkapkan, hampir 50 persen pelajar di kota itu sudah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Kondisi itu tentu saja memprihatinkan, apalagi Yogyakarta sebelumnya dikenal sebaga kota pelajar yang memegang teguh nilai-nilai agama. 

“Semua itu menjadi tantangan bersama, tantangan Pelajar Islam Indonesia ke depan,” katanya.

Pelantikan berlangsung dihadiri sejumlah keluarga besar PII, antara lain Yuswanto, Marzuki Noor, Sulaiman Ibrahim, Nilawati Tadjudin, juga pengurus dan anggota PII Lampung.

PW KB-PII Lampung periode 2019-2022 dipimpin Ketua Umum Didiek R Mawardi, Sekretaris Umum Shobari Agoes, dan Bendarha Umum Ismiyati Ibadullah.

Didiek terpilih menggantikan ketua sebelumnya, Yuswanto dalam Musyawarah Wilayah KB-PII Lampung di Wisma Haji Kompleks Majid Al Furqon, Bandar Lampung, pada 1 Juni 2018.

Kepengurusan PW KB-PII Lampung dilengkapi dengan dewan kehormatan yang diketuai Sulaiman Ibrahim, dewan pakar (ketua Yuria Putra Tubarat), dewan pertimbangan (ketua Yuswanto).

Pada kesempatan itu, Didiek R Mawardi menyampaikan harapan sekaligus mengajak keluarga besar PII Lampung untuk bergandengan tangan memajukan organisasi.

Didiek mengatakan tantangan umat Islam dan bangsa Indonesia ke depan semakin dinamis yang membutuhkan peran semua pihak, termasuk keluarga besar PII.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait