Berita

Shamsi Ali: Jangan Pernah Mengaitkan Teror Dengan Agama

Kanigoro.com – Warga Indonesia di kota New York, Amerika Serikat, Sabtu (25/5) sore bersatu menyampaikan solidaritas dan simpatinya kepada korban teror yang terjadi di Indonesia. Aksi berlangsung di Times Square, Broadway, tepatnya antara Jalan 46th-47th Street, di depan Father Duffy Statue dan tangga TKTS. Dalam kesempatan tersebut Imam Masjid Islamic Center of New York Shamsi Ali memberikan pesan singkat kepada seluruh peserta aksi.

Menurut Imam Shamsi Ali, peristiwa teror di Indonesia adalah peristiwa yang tidak saja menyakitkan, tapi sekaligus mencabik-cabik wajah negara dan bangsa yang dikenal toleran, ramah dan bersahabat.

“Karenanya teror harus dijadikan musuh bersama!” tegasnya.

Lebih lanjut Imam Shamsi Ali juga meminta agar terorisme tidak dikaitkan dengan agama apapun.

“Jangan pernah mengaitkan teror dengan agama. Karena jika itu dilakukan berarti anda telah memberikan justifikasi sekaligus ikut mengotori agama-agama,” jelasnya.

Warga Indonesia di New York sedang melakukan aksi solidaritas korban teror di Surabaya, 13-14 Mei 2018.

Imam Shamsi Ali meminta umat Islam agar jangan melupakan sejarah.

“Tidak ada satu kelompok komunitas agama apapun yang terhindar dari pertumpahan darah. Dan karenanya jangan teror selalu diidentikkan dengan agama tertentu. Kita perlu jujur dengan sejarah,” katanya mengingatkan.

Kepada warga Indonesia di New York, Imam Shamsi Ali meminta untuk selalu melakukan yang terbaik.

“Karena sekecil apapun yang kita lakukan di New York akan punya dampak besar bagi Indonesia,” pungkasnya.

Aksi  solidaritas selain diisi orasi singkat Imam Shamsi Ali juga diikuti dengan doa bersama untuk para korban teror di Surabaya pada 13-14 Mei 2018 lalu.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait