Berita

Ruwatan Buto dari Jakarta ke Borobudur

Kanigoro.com – Sabtu, 13 April 2019, Sanggar Bekso Kinnara Kinnari, Pondok Tinggal Borobudur, yang dipimpin oleh Eko Sunyoto dan Ndoko Sudro ikut memeriahkan kampanye terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dengan menghadirkan buto-buto sejumlah 60 orang. Kehadiran buto-buto di GBK Jakarta juga menjadi bagian dari laku ruwatan yang dipimpin langsung oleh Eko Sunyoto. 

Sementara malamnya berlangsung pembakaran Buto Angkoro Obong, yang secara spiritual juga terkoneksi langsung dengan kegiatan di Jakarta pada siangnya. Perhelatan pembakaran Buto Angkoro Obong dilakukan di Pendopo Rajawali, Dusun Candran, Danurejo, Mertoyudan Magelang.

Acara tersebut digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah Koalisi Untuk Rakyat Madani (DPD KURMA) Magelang, yang diketuai oleh Yusuf Dwi Y. Disampaikan Yusuf, bahwa dalam ruwatan buto tersebut, buto-buto akan dibakar, dilarung dan dimusnahkan.

“Dalam perspektif Jawa korelasi kedua repertoar ini adalah bagian dari budaya untuk menghilangkan kesesatan dan kedurhakaan yang berlangsung selama musim kampanye. Kedurhakaan dan kejahatan akan sirna dan dikembalikan kembali pada hakekat semesta yaitu gerbang semesta kebaikan: Candi Borobudur,” papar Yusuf.

Hal itu yang kemudian dimaknai oleh Nindito dan kawan-kawan tim spiritual Borobudur, bahwa keberangkatan Eko Sunyoto dan teman-teman ke GBK bagian dari ritual nasional.

“Ritual itu kemudian ditutup di Magelang, radius 10 km dari Borobudur, tepatnya di Dusun Candran, Danurejo, Mertoyudan, Magelang dengan laku ‘Ruwatan Buto Angkoro Obong’. Tujuannya untuk menciptakan kondisi kesejukan dan kedamaian kembali pasca kampanye,” imbuh Nindito.

Nindito maupun Eko Sunyoto sepakat bahwa retreat ritual Butoo Angkoro Obong akan dituntaskan di wilayah Borobudur.

“Segala keangkara-murkaan dikembalikan kepada simbol spiritual dab alam memasuki gerbang semesta kebaikan kembali. Menjalani hidup normal, damai, guyub rukun, tidak congkrah dan mencela. Yang ada hanya keterikatan kembali keluarga batik masyarakat Jawa,” pungkas Nindito.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up