Berita

Rizal Ramli Datang ke KPK Beri Penjelasan Seluk Beluk SKL BLBI

Jakarta, Kanigoro.com – Mantan Menko Kemaritiman DR Rizal Ramli memenuhi undangan tim penyidik KPK. Dia akan dimintai pendapat terkait kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang tengah disidik lembaga tersebut.

“Hari ini, saya datang ke KPK memenuhi panggilan untuk didengar keterangan dan pandangan saya terhadap kebijakan SKL BLBI,” ujar Rizal Ramli dalam pesan elektroniknya kepada redaksi, Selasa (2/5).

Ekonom senior yang pernah menjabat Menko Ekuin era Pemerintahan Presiden Gus Dur itu, pada 22 Desember 2014 lalu dirinya juga pernah diminta KPK untuk menyampaikan hal yang sama. Kemungkinan, KPK ingin lebih mendalami lagi proses dan mekanisme lahirnya kebijakan pemberian SKL BLBI dari panggilan kedua hari ini.

“Memang banyak ahli hukum yang memahami persoalan pidana, tetapi relatif kurang memahami lahirnya suatu kebijakan pemerintah, khususnya di sektor ekonomi. Padahal apabila kebijakan di sektor ekonomi proses dan landasan hukum dan filosofinya salah, selain bisa berdampak luas dan merugikan masyarakat, bisa juga menimbulkan berbagai skandal korupsi,” papar dia.

Rizal Ramli menyatakan bahwa suatu kebijakan bisa dipidana apabila dalam kajiannya mengandung aspek-aspek kriminal dan memang didesain untuk hal-hal yang buruk. Kebijakan seperti ini dipopulerkan Rizal dengan istilah ‘crime policy’ alias kebijakan kriminal.

Ia menceritakan dirinya pernah diminta memberikan pandangan dan analisa terhadap kebijakan-kebijakan yang menimbulkan skandal korupsi bukan hanya oleh KPK, lembaga lain seperti kali Kejaksaan Agung ketika dipimpin Baharudin Lopa juga pernah meminta pendapatnya.

“Pandangan dan analisa yang saya sampaikan biasanya dijadikan bahan acuan tim hukum di Kejaksaan Agung,” masih katanya.

Hal yang sama, kata Rizal Ramli juga pernah dia sampaikan kepada Komisioner KPK. Ketika itu Bibit S Riyanto selaku komisioner KPK meminta untuk menjelaskan lika-liku lahirnya kebijakan Bailout Bank Century pada 2009. Saat itu Bibit meminta ia hadir di KPK guna menjelaskan ihwal bailout Bank Century secara tertutup.

“Saya berharap keterangan saya kepada penyidik KPK hari ini bermanfaat dan bisa dipakai sebagai referensi dalam mengungkap tuntas kasus BLBI,” demikian RR. (emka/th)

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up