Berita

PW GPII Jabar: Wakil Rakyat Jangan Tampar Rakyat!

Kanigoro.com – Akhir-akhir ini media sosial sedang viral dengan rekaman CCTV yang menunjukkan insiden kekerasan berbentuk pendorongan dan penamparan oleh seorang yang diduga anggota DPRD Jawa Barat terhadap seorang ASN (Aparatur Sipil Negara).

Diketahui, bahwa aksi penamparan itu betul-betul dilakukan oleh Ketua DPRD Jabar kepada Kasubag Perlengkapan dan Pemeliharaan Sekretariat DPRD Jabar. Hal ini terungkap karena korban membuat surat pengunduran diri dan membuat laporan kronologi kejadian yang menimpa dirinya, serta kejadian ini dimuat dengan lengkap salah satu portal berita online.

“Baru-baru ini kita menyaksikan hal yang memalukan, apalagi kejadian ini dilakukan oleh wakil rakyat, yang semestinya menjadi teladan untuk masyarakat yang diwakilinya.” Kata Ketua Umum Pengurus Wilayah Gerakan Pemudan Islam Indonesia (PW GPII Jawa Barat), Irwan Sholeh Amir di Bandung, Senin (7/10).

Diketahui korban bernama Bambang Nugraha Bahriamsyah, Kasubag Perlengkapan dan Pemeliharaan Sekretariat DPRD Jabar. Sedang terduga pelaku penamparan ialah Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat, Ketua terpilih DPRD Jawa Barat periode 2019-2024.

Diduga Ketua DPRD Jabar ikut memasok pekerja bangunan untuk memperbaiki pagar kantor DPRD Jabar yang roboh oleh aksi demonstrasi mahasiswa. Namun terjadi salah paham dan adu mulut, lalu insiden kekerasan pun terjadi.

Irwan menambahkan, insiden ini akhirnya menjadi konsumsi masyarakat, dan tentunya ini bisa menjadi preseden buruk di tengah menguatnya krisis kepercayaan publik terhadap wakil rakyat. Pasalnya, hal yang diributkan bukan merupakan hal yang mendesak dan penting, hanya urusan perbaikan pagar.

“Sekelas Ketua DPRD Jabar semestinya tak perlu terlibat jauh hingga urusan teknis, masih banyak persoalan Jawa Barat yang harus dipikirkan Ketua DPRD.” Imbuh Irwan.

PW GPII Jawa Barat juga mengingatkan, jangan sampai wakil rakyat menampar rakyat dan menuntut Ketua DPRD Jawa Barat untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Jawa Barat.

“Wakil rakyat disumpah untuk menjaga hak-hak rakyat. Amanah rakyat harus dijaga baik, jangan mengecewakan rakyat! Kami menuntut Ketua DPRD Jabar untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Jawa Barat!” pungkas Irwan. (Fn)

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up