Berita

Penghinaan Ulama Hancurkan Berkah Kebhinekaan

Bekasi, Kanigoro.com. Para kader NU angkat suara perihal perkataan Ahok dan pengacaranya yang menyudutkan Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin di persidangan Kasus Penistaan Agama. Dalam sidang tersebut KH. Ma’ruf Amin hadir sebagai saksi.

Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri yang juga sebagai anggota DPRD kota Bekasi menilai penghinaan terhadap Ulama hanya akan menghancurkan berkah kebhinekaan yang telah di bangun ratusan tahun di Indonesia.

“Ahok mestinya instrospeksi. Jangan sia-siakan berkah kebinekaan yang bisa jadi keunggulan bangsa. Jangan  perjualbelikan keutuhan kebhinekaan yang diperjuangkan oleh pendiri negeri dan dilanjutkan oleh para pejuang demokrasi termasuk Gusdur,” kata Ustuchri lewat selulernya

Di samping itu, pimpinan salah satu Pondok Pesantren di Bekasi Utara ini juga menilai Umat Islam harus introspeksi diri. Jangan mudah menghujat, memaki apalagi kepada ulama hanya gara-gara ketidakfahaman.

“Boleh jadi Ahok tidak respect kepada ulama gara-gara kita yang muslim juga tidak menghargai ulamanya dan malah melabeli ulama sesantun gusmus misalnya dengan sebutan munafik dan lain-lain,” imbuhnya.

Ushtuchri berpesan kepada calon calon pemimpin lainnya agar bercermin pada kasus Ahok. Ia menyatakan bahwa pemimpin itu tidak hanya dinilai dari hasil pekerjaannya tetapi juga perilakunya.

“Ahok adalah cermin bagaimana pemimpin bukan hanya dinilai dari kerjanya tetapi juga perilakunya. Apalagi dalam Islam jelas bahwa Rasul diutus untuk memperbaiki akhlak manusia.” Tukasnya. [YR]

Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: