Berita

PDIP Jateng Menargetkan 12 Paslon Menang, 6 Paslon Diprediksi Lawan Kotak Kosong

Kanigoro.com – Genderang pilkada serentak kian nyaring dibunyikan pasca pengumuman 50 pasangan calon (paslon) kepala daerah-wakil kepala daerah yang mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP), Kamis (19/2) lalu. DPD PDIP Jawa Tengah menyatakan optimismenya 12 paslon yang sudah diumumkan bakal memenangkan pilkada, karena sebenarnya malah 14 daerah yang ditargetkan bisa menang. Dari 12 paslon yang sudah ditetapkan, bahkan enam di antaranya diprediksi bisa menghadapi kotak kosong alias tak ada lawan.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP Bambang Wuryanto pada saat menyampaikan pengumuman di kantor DPP PDIP, Jakarta, menyatakan bahwa dari 21 daerah di Jawa Tengah yang mengadakan pilkada, baru 12 daerah yang ditetapkan paslonnya.

“Jawa Tengah ada 21 yang bertanding, hari ini kita umumkan 12,” kata Bambang Wuryanto dalam video live streaming yang diunggah fan page PDI Perjuangan.

Usai pengumuman tersebut Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto mengatakan, bahwa 12 paslon tersebut ditargetkan untuk memenangkan pilkada.

“Dari 12 itu kans menang. Dari 21 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada di 2020, target minimal kami menang di 14 daerah,” kata Bambang Kusriyanto kepada wartawan menanggapi pengumuman DPP PDIP beberapa hari lalu.

Lebih lanjut Bambang Kusriyanto bahkan menjelaskan bila ada enam kabupaten/kota yang berpotensi tidak ada lawan, sehingga yang nanti dihadapi adalah kotak kosong. “Ada enam kabupaten/kota yang dimungkinkan tidak memunculkan paslon lawan,” ujarnya optimis.

Bambang Kusriyanto menyebut, keenam daerah itu adalah Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Semarang.

“Misalnya di Kabupaten Semarang. Sampai tahapan rekom (rekomendasi) ini keluar, partai lain tidak mengusulkan, berpotensi nggak ada lawan,” jelasnya.

Optimisme Bambang mungkin karena dilatarbelakangi di enam daerah tersebut PDIP berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), peraih suara terbanyak kedua di Jateng dalam Pemilu 2019 lalu.

Sekalipun demikian, Ketua DPW PKB Jateng KH Muhammad Yusuf Chudlori yang akrab disapa Gus Yusuf justru menilai lawan kotak kosong itu berat.

Dikutip dari laman detik.com Gus Yusuf menyatakan, “Kotak kosong menurut saya lebih berat. Kotak kosong itu menggiring opininya kan lebih mudah. Hanya (pilih) dia (calon) atau tidak (pilih kotak kosong) kan.”

Menarik untuk diikuti, dinamika politik di Jateng menjelang Pilkada serentak 2020. (AMz).

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait