Berita

PBB Akhirnya Ikut Pemilu dengan Nomor Urut 19, PKPI dan Tiga Partai Lainnya Gagal Menyusul

Kanigoro.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam sidang ajudiksi terkait gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ahad (4/3), telah memutuskan PBB sebagai peserta Pemilu 2019. Menindaklanjuti keputusan tersebut, KPU langsung mengadakan pleno yang hasilnya diumumkan Selasa (6/3).

“Pada hari ini, Selasa, tanggal 6 bulan Maret 2018, bertempat di kantor KPU, KPU setelah melakukan rapat pleno tanggal 4 Maret 2018, menetapkan Partai Bulan Bintang sebagai partai peserta Pemilu 2019,” ucap komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik saat membacakan putusan KPU.

Selanjutnya komisioner KPU Hasyim Asyari membacakan keputusan tentang nomor urut yang akan digunakan PBB dalam pemilu, yakni nomor urut 19. Hal ini karena sebelumnya KPU sudah menetapkan 18 partai peserta Pemilu 2019 yang meliputi 14 partai nasional dan 4 partai lokal.

Lain PBB, lain pula nasib Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang juga mengajukan gugatan ke Bawaslu. Di hari yang sama, Selasa (6/3) saat PBB mendapatkan nomor urut peserta pemilu, PKPI justru harus menerima keputusan pahit karena gugatannya ditolak Bawaslu. Alhasil PKPI gagal menyusul PBB mengikuti Pemilu 2019.

Jika PBB hanya sempat bermasalah di Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, yang akhirnya bisa diterima hasil verifikasinya, PKPI bermasalah di empat provinsi dan 73 kabupaten/kota. Keempat provinsi tersebut, yaitu: Jawa Timur (15 Kabupaten/Kota), Jawa Tengah (26 Kabupaten/Kota), Jawa Barat (15 Kabupaten/Kota), dan Papua (17 Kabupaten/Kota).

Sebelumnya pada Senin (5/3) Bawaslu juga telah menolak gugatan ketiga partai lainnya, yakni Partai Idaman, Parsindo dan Partai Rakyat. Sehingga ketiga partai tersebut gagal mengikuti Pemilu 2019.

Dengan ditetapkannya PBB sebagai peserta Pemilu 2019, maka urutan lengkap partai peserta pemilu adalah: 1) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB); 2) Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra); 3) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P); 4) Partai Golongan Karya (Partai Golkar); 5) Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem); 6) Partai Gerakan Perubahan Indonesia  (Partai Garuda); 7) Partai Beringin Karya (Partai Berkarya); 8) Partai Keadilan Sejahtera (PKS); 9) Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo); 10) Partai Persatuan Pembangunan (PPP); 11) Partai Solidaritas Indonesia (PSI); 12) Partai Amanat Nasional (PAN); 13) Partai Hanti Nurani Rakyat (Partai Hanura); 14) Partai Demokrat; 15) Partai Aceh; 16) Partai Sira; 17) Partai Daerah Aceh; 18) Partai Nanggroe Aceh dan 19) Partai Bulan Bintang (PBB).

Menanggapi berhasil lolosnya PBB menjadi peserta Pemilu 2019, Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihzamahendra melalui akun instagramnya berterima kasih kepada berbagai komponen umat Islam yang telah ikut mendoakan perjuangan PBB.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak KH Said Aqil Sirodj dan para ulama NU yang telah mendoakan perjuangan PBB melawan KPU sehingga akhirnya dimenangkan oleh Bawaslu,” tulis akun @yusrilihzamhd.

Melalui akun tersebut, Yusril juga berterima kasih kepada Pimpinan DDII, Muhammadiyah dan ormas-ormas Islam yang telah mendukung dan mendoakan PBB.

“Terima kasih pula kepada media cetak dan elektronik yang telah membantu menyiarkan perlawanan PBB sehingga diketahui segenap lapisan masyarakat. Semoga PBB berhasil dalam Pemilu 2019 nanti!” pungkasnya.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up