Berita

Partai Republik Minta Komisioner KPU Mundur

Kanigoro.com – Partai Republik bersama 14 Partai Politik lainnya dinyatakan tidak lolos dalam verifikasi parpol peserta Pemilu 2019. Partai Republik kini sedang melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Wakil Ketua Umum Partai Republik, Hamdan Patuan Harahap di sela sela persidangan pembuktian, Rabu (28/3) meminta komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mundur dari jabatannya.

Menurut Hamdan, permintaan mundur tesebut tidak terlepas dari persoalan yang dihadapi oleh Partai Republik, hak asasi partai yang diketuai oleh Suharno Prawiro ini, kata Hamdan, telah dirampas oleh Bawaslu dan KPU sehingga tidak lolos menjadi partai peserta pemilu 2019.

“Bagi kami, walau kami korban tidak dapat menjadi partai peserta pemilu 2019, hal itu tidak masalah. Akan tetapi rakyat harus tahu, semua parpol atau anggota DPR juga cabub dan cagub yang menghadapi pilkada tahun ini harus tahu, watak komisioner dan Bawaslu itu watak curang dan penjahat demokrasi,” ujar Hamdan di PTUN Jakarta, Pulau Gebang, Jakarta Timur, Rabu (28/3).

Menurutnya, untuk membuktikan kecurangan dan adanya kejahatan demokrasi di tubuh Bawaslu dan KPU, maka hal tersebut dapat ditanyakan kepada Bawaslu dan KPU yang tidak meloloskan Partai Republik padahal partai berlambang burung garuda tersebut mengikuti verifikasi faktual dengan memiliki tanda terima administrasi TT.HP.KPU.PARPOL.

“Dengan hati nurani yang jujur dari KPU, mohon dijawab. Dan jangan ada penjelasan karena masih ada pasal lain yakni pasal 28 PKPU, kalau pasal itu diterapkan, harus mengakui ada pelanggaran,” tuturnya.

Hamdan Patuan menambahkan, “Selanjutnya, coba ke Bawaslu bertanya, ‘kenapa Bawaslu bisa mengadakan sidang-sidang yang bertentangan dgn tata usaha negara’. Apabila jawaban mereka tidak berdasarkan peraturan PKPU no 11 tahun 2017, maka mohon dengan ikhlas semua komisioner mundur dari jabatannya masing-masing,” pungkasnya. (jt)

Selanjutnya

Artikel Terkait

Check Also

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: