Berita

Menantu Wapres Masuk Bursa Kandidat Bupati Kebumen

Mendapat Dukungan Gerakan Mario Broes Untuk Maju Dalam Pilkada Kebumen

Kanigoro.com – Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memutuskan untuk menunda beberapa tahapan Pilkada Serentak tahun 2020, tak menyurutkan gerakan masyarakat yang mendukung figur pilihannya agar maju dalam pilkada. Seperti yang terjadi di Kabupaten Kebumen, mantan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen periode 2004-2009, Eno Syafrudin, yang merupakan menantu Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin didorong untuk ikut maju dalam Pilkada Kabupaten Kebumen.

Hal itu disampaikan Herwin Kunadi sebagai inisiator Relawan Eno untuk Kebumen 1, dalam deklarasi sederhana di RM Vittenan Wonoyoso, Kebumen pada Senin (23/3) siang.

Dikatakan Herwin, dirinya mengikuti instruksi pemerintah untuk menunda kegiatan yang menghadirkan banyak orang, sampai kira-kira keadaan dinyatakan betul-betul aman oleh pemerintah.

“Tapi kami juga tidak mau kecolongan, kami tidak mau terlambat. Sebelum menyatakan dalam jumlah masa yang besar setidaknya kami sudah mendeklarasikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Selaku inisiator Relawan Eno Untuk Kebumen 1, Herwin membacakan tiga butir pernyataan sikapnya.

“Pertama, menolak keras wacana calon tunggal dalam Pilkada Kebumen, masyarakat butuh pilihan yang lebih baik. Kedua, menolak keras pasangan calon bupati dan wakil bupati dari lingkaran operasi tangkap tangan KPK di Kebumen. Ketiga, kami meminta, mendukung dan siap memenangkan Eno Syafruddin, putra Kebumen kelahiran Jatijajar, yang merupakan putra mantu Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin, untuk menjadi Bupati Kebumen dalam Pilkada tahun 2020,” tegas Herwin.

Eno Syafrudin (baju batik biru) didampingi Bupati Kebumen Yazid Mahfudz (pakai peci) saat beberapa waktu lalu meninjau Mal Pelayanan Publik, salah satu terobosan Pemkab Kebumen dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Tindak lanjut dari pernyataan sikapnya, Herwin mengajak masyarakat bergabung dalam gerakan Mario Broes, singkatan dari Mari Bersatu Bersama Relawan Eno Syafrudin.

Sampai saat ini di Kabupaten Kebumen memang baru ada satu bakal pasangan calon (bapaslon) yang sudah memastikan kendaraan politiknya. Bapaslon tersebut adalah Wakil Bupati petahana Arif Sugiyanto berpasangan dengan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen Rista Purwaningsih. Pasangan Arif-Rista termasuk yang mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan dalam pengumuman tahap pertama, 19 Februari 2020 yang lalu.

PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai yang memenuhi syarat untuk mengusung bapaslon sendiri dalam Pilkada Kebumen, karena memiliki 12 kursi dari 50 kursi DPRD. Pasca turunnya rekom DPP PDI Perjuangan beredar wacana calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Kebumen. Sebab koalisi lima partai yang sebelumnya dibentuk, yakni PKB, Gerindra, Golkar, PPP dan PAN dikabarkan juga mau mengusung Arif Sugiyanto.

Tidak sepakat dengan wacana tersebut, Herwin menjadikan penolakannya terhadap wacana calon tunggal sebagai butir pertama pernyataan deklarasinya.

“Bagi kami kalau sampai terjadi calon tunggal adalah politik yang tertindas. Karena tidak memberikan pilihan kepada masyarakat, seolah memaksakan kehendak kepada masyarakat untuk memilih kita atau kotak kosong. Kalau seperti itu namanya pilihan yang dipaksakan,” tegas Herwin saat menjawab pertanyaan wartawan.

Terkaitan kendaraan politik yang akan digunakan Eno Syafrudin dalam pilkada nanti, Herwin menganggap itu bukan kewenangannya untuk menjelaskan, karena menurutnya itu urusan ketua partai politik.

Meski dalam perjalanan pilkada nanti pihaknya juga akan bergabung dengan partai politik, bagi Herwin posisinya adalah tetap sebagai relawan. “Kami ini relawan, relawan dan relawan. Kumpulan masyarakat di luar partai politik yang mendukung Mas Eno untuk menjadi Bupati Kebumen,” imbuhnya.

Bila keadaan sudah memungkinkan kembali untuk membuat kegiatan yang menghadirkan massa, Herwin bersama Relawan Eno Syafrudin akan bergerak cepat.

“Kami siap mengadakan deklarasi besar-besaran yang akan dihadiri langsung oleh Eno Syafrudin sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Kebumen tahun 2020,” pungkasnya. (AMz)

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait