Berita

Luhut dan Sri Mulyani Akan Dilaporkan ke Bawaslu

Manfaatkan forum internasional untuk kepentingan kampanye

Kanigoro.com – Tim Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga S Uno akan melaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B. Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Keduanya diduga menggunakan forum internasional untuk kepentingan kampanye. Luhut mengarahkan Direktur IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengacungkan salam satu jari dalam penutupan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali, Senin malam (15/10).

Semula Luhut dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengacungkan sepuluh jari. Luhut kemudian mengubahnya menjadi satu  jari. Namun melihat Lagarde dan Jim mengacungkan dua jari, Luhut kemudian meminta Christine untuk mengacungkan satu jari.

Sementara Sri Mulyani kedapatan menjelaskan kepada Lagarde, ”Two is for Prabowo, One is Jokowi.” Setelah itu Lagarde dan Jim bersama Luhut mengacungkan satu jari.

Luhut juga diduga melakukan pelanggaran kampanye ketika merayakan keberhasilan pengamanan kegiatan Annual Meeting IMF WB bersama prajurit TNI dan Polri. Dia terlihat melakukan goyang satu jari yang identik dengan nomor urut pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ini merupakan dugaan pelanggaran serius, karena Luhut melibatkan orang asing dan memanfaatkan forum internasional untuk berkampanye. Luhut juga membahayakan netralitas anggota Polri dan TNI yang seharusnya netral tapi melakukan pemihakan dengan simbol-simbol kepada capres tertentu,” kata A. Husen, anggota Tim Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi.

Lebih lanjut A. Husen menjelaskan, bahwa sebagai purnawirawan jenderal TNI, Luhut seharusnya tahu jika anggota TNI/Polri harus netral dalam Pemilu.

“Tapi sebaliknya ia malah melakukan tindakan yang mengarahkan pada capres tertentu,” tambah Husen.

Apa yang dilakukan oleh Luhut, menurut Husen terindikasi melanggar UU Pemilu dan mempermalukan nama Indonesia di depan dunia internasional. Oleh karena itu, Tim Advokasi menurut rencana akan melaporkan tindakan Luhut tersebut ke Bawaslu.

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait