Berita

Koalisi Prabowo-Sandi Tak Pernah Usulkan Debat dalam Bahasa Inggris

Kanigoro.com – Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno menegaskan, koalisi Prabowo-Sandi tidak pernah menyampaikan usulan mengenai format debat pilpres dalam bahasa Inggris. “Yang kita usulkan adalah supaya format debat pilpres jangan seperti cerdas cermat,” kata Eddy, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (14/9).

Eddy menambahkan, debat pilpres jangan terlalu pendek dan waktunya terbatas seperti tanding cerdas cermat. “Waktunya harus cukup panjang supaya masyarakat bisa mencerna gagasan visi misi yang disampaikan para kandidat,” tambah Eddy.

Masa kampanye pilpres, lanjut Eddy, cukup panjang, sekitar 7,5 bulan sampai April 2019. Tapi, saat acara debat capres-cawapres dilaksanakan alokasi waktu sangat terbatas dan bahkan lebih menonjolkan aspek entertainment. “Padahal masyarakat pemilih perlu mengetahui secara lengkap apa visi ekonomi, visi politik, hankam dan pandangan-pandangan capres cawapres secara lengkap,” tambah Eddy.

Untuk itu, tambah Eddy, tim Prabowo-Sandi mengusulkan agar format debat capres cawapres diberi waktu yang lebih panjang, sehingga rakyat bisa menilai program dan pandangan pasangan capres cawapres dalam berbagai masalah.

Sebagaimana ramai dibicarakan di media, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyatakan setuju jika debat capres diselingi menggunakan bahasa Inggris. Tapi pernyataan Yandri tersebut hanyalah jawaban atas pertanyaan wartawan yang menyatakan apakah dirinya setuju jika debat capres cawapres menggunakan bahasa Inggris (*)

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up