Berita

KNPI Kota Gorontalo Perjuangkan HPMIG tetap Masuk dalam Kongres Pemuda

Kanigoro.com – Forum silaturahim pemuda Indonesia, yang di laksanakan di Hotel Grand Mulya,  Bogor 2 – 4 Desember 2018 berlangsung alot. Beberapa organisasi merasa keberatan dengan perubahan syarat kelembagaan untuk bergabung di KNPI. Syarat-syarat tersebut meliputi berbadan hukum, batasan usia tertentu serta mengatur kaderisasi serta konsolidasi.serta beberapa kriteria keberhimpunan lainnya.

Akibat aturan tersebut, pada Kongres XV pemuda di Aceh nanti, ada beberapa organisasi yang tak akan diikutkan karena tak memenuhi persyaratan untuk berhimpun dalam KNPI. Diprediksi hanya setengah dari provinsi dan daerah yang mampu memenuhi syarat tersebut. Salah satunya adalah Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG).

Ketua KNPI Kota Gorontalo, Nurhadi Taha menyatakan kaget dengan keputusan tersebut. Menurutnya, HPMIG adalah organisasi yang menghasilkan banyak kader. Meski diakui banyak dinamika dalam internal organisasi, ia merasa dinamika tersebut masih dalam batas kewajaran.

Dalam Forum FGD di hadapan DPP KNPI, Nurhadi meminta agar pencoretan HPMIG sebagai peserta Kongres Aceh mendatang ditinjau ulang.

Sementara itu ketua KNPI Kabupaten Bogor Muhamad Burhani menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kepada Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah silatnas dan berharap pada agenda silatnas ini menghasilkan beberapa keputusan strategis yang dapat memajukan kaum muda secara umum juga kemajuan di daerah pada khususnya.

Silatnas dihadiri oleh pengurus DPP KNPI di antara Ketua Umum DPP KNPI Muhamad Rifai Darus, Sekretaris DPP KNPI Sirajudin Abdul Wahab, Dawak Faturrahman. Ketua DPD KNPI Jabar Rio Febrian Wilantara dan perwakilan DPD KNPI Kabupaten/kota dari seluruh Indonesia. Sedangkan pejabat pemerintah yang hadir Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Nurhayanti. (nt)

,

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya
Scroll Up