Berita

Kepemimpinan Airlangga di Golkar Akan Tingkatkan Sinergitas dengan Pemerintah

Kanigoro.com – Acara Musyawarah Nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golongan Karya (GOLKAR) yang sukses di JCC Senayan Jakarta 19-20 Desember yang dihadiri dari kader partai seluruh Indonesia berjalan dengan hasil yang baik dan sukses.

Seperti yang disampaikan oleh Donny Arman yang juga adalah Presiden Nasional Sahabat Jokowi, berharap adanya sinergisitas antara Pemerintah dan Partai Golkar saat menghadapi dan menjalani tahun tahun politik tahun depan (2018) jelang Pilpres 2019 yang sedianya akan dilaksanakan bersamaan ini.

“Kemudian terjalinnya keharmonisan antar sesama dengan Partai Partai Pendukung (Koalisi) Pemerintah sangat penting terutama ketika Pilkada Pilkada di jalankan pada tahun 2018 ini”, ujar Donny.

Donny yang juga pernah aktif sebagai Presiden Mahasiswa di kampusnya, HMI, KNPI dan mantan Local President JCI (Junior Chamber Int’l) Batavia ini menganjurkan agar Partai Golkar ikut menguatkan Program-Program Nawa Cita bisa dijalankan sampai akhir Periodisasi Jokowi-Jk tahun 2019 nanti dengan jaringannya yang sudah sangat kuat dan paling lengkap ke daerah-daerah ujar pria yang asli dari minangkabau ini kepada kanigoro.com di Jakarta, Jumat (28/12).

“Sekali lagi Saya ucapkan Selamat atas terpilihnya Pak Airlangga sebagai Ketum Partai Golkar Semoga bisa menjalankan roda organisasinya dengan membentuk kepengurusan baru yang sesuai dengan cita citanya”, tambahnya.

“Terkait dengan adanya dorongan masyarakat luas terhadap usulan Fraksi PG di DPR RI untuk menarik diri dari kepanitiaan hak angket agar bisa direalisasikan sebaiknya setelah Ketua DPR RI baru dipilih oleh Ketua Umum terpilih Airlangga Hartarto”.

Mengenai nama yang beredar calon yang cukup kuat adalah Agus Gumiwang Kartasasmita karena prestasinya sebagai ketua OC (panitia) munaslub yang sudah berhasil dilaksanakan pada tanggal 19-20 Desember 2019 kemarin di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, dan sebaiknya disahkan sebelum masa persidangan Januari mendatang dimulai.

“Jadi Sidang Buka Tahun 2018 nanti sudah ada Ketua DPR RI yang baru memimpin dan membuka Persidangan DPR RI, jika hal tersebut bisa dilaksanakan maka produktifitas dan hubungan kedua lembaga tinggi negara ini (Eksekutif dan Legislatif) semakin baik lagi”, tambah pria yang aktif menjadi Relawan Jokowi-JK pada saat Pilpres 2014 lalu. ( da)/kanigoro

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up