BeritaFeatured

Jaringan Kaum Muda Berikan Catatan Penting Atas Hasil Seleksi Oleh Pansel Capim KPM

Kanigoro.com – Seleksi Calon Komisioner KPK oleh Pansel Capim KPK telah selesai dan 10 nama Capim KPK telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi juga telah menyampaikan 10 nama kepada DPR RI untuk dapat diputuskan melalui Komisi 3 DPR RI.

Berkaitan dengan hasil tersebut dalam beberapa hari belakangan, masih ada banyak opini di tengah masyarakat terkait hasil seleksi Capim KPK yang telah dilaksanakan oleh Pansel. Salah satunya Jaringan Kaum Muda (Jarkam) turut memberikan beberapa catatan penting.

“Kami mengapresiasi penuh kinerja Pansel Capim KPK, yang menurut kami telah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia dan telah mampu melewati tahapan- tahapan proses seleksi para calon pimpinan KPK serta mampu melewati rintangan dan persoalan-persoalan yang ada.” kata Munawar Khalil dalam Press Conference di RM Handayani Mayraman Jakarta Timur , Jum’at (6/9).

Lanjut Munawar juga meminta agar masyarakat Indonesia menghormati dan menghargai hasil kerja pansel capim KPK yang telah menghasilkan 10 nama calon pimpinan KPK yang mana telah diserahkan secara resmi kepada Presiden.

“Nama-nama yang telah direkomendasikan oleh Pansel KPK adalah nama-nama yang telah lolos uji dan harus dianggap mampu menjadi pimpinan KPK selanjutnya. Seleksi yang dilakukan oleh pansel KPK adalah proses seleksi yang panjang dan melalui tahapan-tahapan yang telah ditetapkan. Hasil seleksi dari Pansel KPK hendaklah dihormati dan dihargai sebagai suatu proses yang objektif.” tambah Munawar.

JARKAM pun meminta Presiden dan DPR RI untuk tetap fokus dan konsisten dalam penentuan keputusan-keputusan terkait calon pimpinan KPK serta tidak perlu terpengaruh dari upaya-upaya pihak-pihak yang tidak memiliki hak dan kewenangan terkait pemilihan pimpinan KPK.

“Kami mendukung penuh Presiden dan DPR RI dalam menuntaskan proses pemilihan sampai kepada keputusan hasil pimpinan KPK.” ungkap Munawar.

JARKAM turut meminta agar tiap-tiap individu warga negara maupun kelompok masyarakat menyerahkan sepenuhnya persoalan pemilihan Pimpinan KPK kepada Presiden dan DPR RI dan tidak melakukan upaya-upaya yang bersifat tekanan dalam bentuk apapun. Hal ini diminta agar Presiden dan DPR RI dapat fokus pada proses seleksi dan menghasilkan keputusan yang tepat dalam upaya memilih pimpinan KPK guna pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Munawar juga menyatakan dukungan penuh terhadap calon-calon pimpinan KPK untuk memberantas korupsi secara tuntas di Indonesia, “kami meminta pimpinan KPK nantinya fokus pada upaya-upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia, hal mana korupsi telah menjadikan kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat Indonesia.”

“Kami meminta seluruh masyarakat Indonesia menunggu keputusan-keputusan dari Presiden dan DPR RI dalam menentukan pimpinan KPK, kita berikan waktu kepada Presiden dan DPR RI agar dapat secara maksimal menentukan pimpinan KPK, JARKAM yakin bahwa Presiden dan DPR RI dapat objektif dalam menentukan keputusan terkait pimpinan KPK.” pungkas Munawar.

“JARKAM siap menjadi mitra kritis dan strategis dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.” imbuh Munawar.

Pers Conference ini menghadirkan Karman mantan Ketua PP GPII; Chrisman Damanik Mantan Ketua Umum PP GMNI; Nizar Ahmad Saputra mantan Ketua Umum PP Hima PERSIS; Munawar Khalil mantan Ketua Umum PB PII, Beni Pramula Mantan ketum PP IMM.

Di sesi tanya jawab, ada yang menayakan tentang revisi UU KPK. Secara tegas Chrisman Damanik mewakili JARKAM Mendukung Revisi UU KPK jika revisinya menguatkan peran KPK, namun jika melemahkan KPK, Jarkam akan menolak. (Fn)

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait