Berita

Investasi di Bidang Properti, BPJS Ketenagakerjaan Bangun SS Tower

Jakarta, Kanigoro.com – Untuk pengembangan dana kepesertaan, BPJS ketenagakerjaan melakukan investasi di bidang properti. Salah satunya dengan membangun SS Tower, Jalan HR Rasuna Said Kavling 112 B, Kuningan, Jakarta Selatan.

SS Tower merupakan properti komersial yang akan dikembangkan dan dioperasikan oleh PT Sinergi Investasi Properti (SIP). PT SIP adalah perusahaan pengembang (developer) properti yang merupakan bentuk investasi penyertaan langsung dana Jaminan Hari Tua (JHT), kelolaan BPJS Ketenagakerjaan dan didirikan bersama PT Pembangunan Perumahan (PT PP).

Ground Breaking pembangunan SS Tower dilaksanakan di Jakarta, Selasa (30/5) oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, serta Direktur Utama PT PP, Tumiyana.

“Gedung ini dibangun diatas lahan milik program BPJS, jadi ini juga salah satu bentuk optimalisasi lahan yang kami kelola. Dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp500 miliar, hasil sewa properti ini akan dikembalikan kepada peserta dalam bentuk hasil pengembangan JHT”, ungkap Agus.

Agus juga menerangkan pemilihan nama Social Security Tower, tentunya tidak lepas dari arti kata Jaminan Sosial, yang merupakan terjemahan langsung dari kata Social Security.
“Desain modern stylish yang unik berbentuk sarang lebah dan nama Social Security, diharapkan menjadi landmark baru Kota Jakarta, sehingga akan mendongkrak awareness masyarakat tentang jaminan sosial”, kata Agus.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Investasi Properti, Afdiwar Anwar menjelaskan, pembangunan SS Tower diperkirakan berjalan selama 21 bulan, sehingga akan rampung pada 2019 mendatang. SS Tower akan memiliki 28 lantai, dengan standar bangunan Grade A dan bersertifikat Green Building Kategori Gold. SS Tower juga akan dilengkapi fasilitas internet tercepat di Jakarta. Selain itu posisinya yang sangat strategis, terletak di pusat kota dan juga masuk dalam jalur Golden Triangle, juga menjadi nilai lebih dari Social Security Tower ini.

Terakhir Agus juga menambahkan, bahwa PT SIP dipersiapkan sebagai ujung tombak pengembangan investasi properti pada lahan-lahan yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan.
“SS Tower ini baru permulaan, akan banyak properti lain yang akan dikembangkan PT SIP, bahkan juga properti berwujud perumahan terjangkau bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Semua bentuk pengelolaan dana ini sesuai dengan regulasi dan kami persiapkan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tukas Agus {azr}.

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up