Berita

Gus Mus: Hendaknya MUI Hindari Buat Fatwa yang Bisa Resahkan Masyarakat

Jakarta—Kanigoro.com. Sejumlah pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat berkunjung ke kediaman KH Musthofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Roudlutut Tholibin Rembang, Jawa Tengah, Jum’at (27/01). Mereka adalah Wakil Ketua Umum MUI Pusat KH Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua MUI Pusat KH Masduki Baidlowi, dan Wakil Sekjen MUI Pusat KH Salahuddin Al Aiyubi, Hadir juga Ketua MUI Jateng KH Ahmad Daroji, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jateng KH Ali Mufiz, Sekretaris Umum MUI Jateng dan seorang sekretaris MUI Jateng Agus Fathuddin.

“Kami diterima Gus Mus Jumat pagi pukul 10.00 WIB, usai pengajian rutin pagi setiap Jumat di Pesantren Roudhotut Tholibin, Leteh, Rembang,” kata Zainut Tauhid kepada wartawan, Jum’at sore. Kunjungan para pengurus MUI itu untuk bersilaturahmi. Kunjungan tersebut telah lama direncanakan.

Menurut Zainut, Gus Mus menerima ketujuh pengurus MUI dengan ramah, sembari bercerita yang lucu-lucu tentang kehidupan masyarakat.

Sambil menerima sejumlah tamu lain yang datang dari berbagai pelosok daerah, lanjut Zainut, Gus Mus memberi pesan agar para pengurus MUI lebih serius dan aktif mengurus organisasi, agar MUI tak mudah ditumpangi oleh kelompok radikal yang merusak citra Islam dan MUI sendiri.

“Beliau mengingatkan pesan Mbah Sahal (panggilan untuk al maghfurllah KH Sahal Mahfudh, Ketua Umum MUI sejak 2003 sampai wafat 2014) agar MUI benar-benar menjaga predikat dan kompetensi ulama yang menjadi bagian dari tugas yang melekat pada MUI,” kata Zainut.

Gus Mus juga berpesan, jika MUI hendak menetapkan fatwa banyaklah mempertimbangkan kondisi strategis bangsa, tepat konteks dan zaman, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.

Selanjutnya

Artikel Terkait

Check Also

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: