Berita

GNPF-MUI: Jokowi Ajak Kami Lebih Sering Ketemu

Presiden Joko Widodo siang ini menerima beberapa pengurus GNPF-MUI dalam sebuah pertemuan tertutup di Istana Merdeka. Seusai pertemuan, GNPF-MUI menyampaikan pertemuan berlangsung positif. Presiden dan GNPF-MUI saling menyampaikan pendapatnya masing-masing.

“Bapak Presiden juga merasa lebih senang lagi dengan pertemuan ini. Kami menjadi lebih tahu kepemimpinan Bapak Presiden dan beliau juga jadi tahu apa yang menjadi aspirasi GNPF-MUI selama ini,” ujar salah satu peserta pertemuan yang merupakan penasihat hukum GNPF-MUI Lutfi Hakim seusai pertemuan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Minggu (25/6).
Selain itu, Jokowi dan GNPF-MUI juga sepakat akan membangun komunikasi yang lebih intens.

“Kami sepakat akan membangun komunikasi yang lebih intens. Beliau mengatakan kita akan lebih sering ketemu,” ujarnya.

GNPF-MUI dan Jokowi, kata Lutfi, juga sepakat pemerintah dengan umat Islam harus sepaham dan tidak berhadap-hadapan. Dalam pertemuan tadi, Jokowi juga menyampaikan pemerintah tidak berhadap-hadapan dengan umat Islam.

“Kita juga sepakat bahwa tidak ada berhadapan antara pemerintah dengan umat Islam dalam konteks kebinekaan dan Pancasila dan NKRI. Sama sekali beliau juga tidak memandang seperti itu. Suasana inilah yang ingin kami bangun lebih lanjut, bahwa kami akan ada umara, ulama, dan ummat,” tuturnya.

Presiden juga mengaku sangat senang karena dapat masukan dari sisi-sisi yang berbeda. Lutfi mengatakan sejauh ini Presiden mendapat masukan dari sisi yang berbeda. Informasi yang diberikan kepada Presiden, kata dia, lebih banyak yang menentang GNPF-MUI.

Dengan pertemuan tadi, Jokowi merasa puas karena mendapat informasi yang seimbang.

“Alhamdulillah dengan informasi yang kami sampaikan, Presiden merasa puas sekarang telah mendengar dari sisi yang berbeda dan di sinilah terjadi harmonisasi dan keharmonisan saat lebaran,” tutupnya.

Pengurus GNPF MUI yang diterima Presiden siang ini yaitu Ketua Umum Bachtiar Nasir, M. Kapitra Ampera, Yusuf Matra, Muhammad Lutfi Hakim, Habib Muchsin, Zaitun Rasmin, dan Deni

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Check Also

Close
Scroll Up