Berita

Gerakan Bhakti Cendana akan jadi Think Tank untuk Perjuangan Rakyat

Kanigoro.com – Muhammad Ali Asegaf pembina sekaligus pendiri Gerakan Bhakti Cendana (GBC) mengatakan, “Kita optimis GBC ke depan akan menjadi jembatan bagi rakyat dan pemerintah. Sesuai tagline GBC ‘Mengembalikan Indonesia Menjadi Indonesia.’ GBC akan menjadi gerakan think tank untuk perjuangan rakyat.

Muhammad Ali Asegaf juga yakin, 34 Pengurus Wilayah GBC se-Indonesia akan menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah. Ia juga berpesan kepada pemerintah, bila pemerintah ada suatu hal yang akan disosialisasikan bisa melalui GBC.

Menurutnya, GBC ingin agar tak ada lagi jurang pemisah antara rakyat dengan pemerintah. Ia menghendaki pemerintah dapat bijaksana dalam pendakatannya terhadap rakyat dan pun sebaliknya.

“Kita mau seperti zaman pak Soeharto, sangat bijaksana. Semuanya itu ada sosialisasinya, ada pendekatan sosiologis, historis, psikologis, dan humanis. Saya bisa meyakinkan, dengan adanya organisasi ini kita tidak akan berkhianat.”

Ali secara tegas menyatakan GBC tidak akan berubah menjadi partai politik. GBC berkomitmen untuk kesejahteraan rakyat.

“Komitmen untuk kesejahteraan rakyat dan tak mau membentuk partai yang akhirnya menggunakan rakyat untuk kepentingan partainya, No..!

Lanjut Ali yakinkan, “Kita ada untuk masyarakat. Kita tidak mau seperti LSM-LSM yang awalnya tidak mau menjadi partai, tapi setelah orang (anggota) banyak. Rakyat digunakan untuk ‘ngangkat’ kapal (Partai). Pada awalnya ini kapal untuk mengangkat rakyatnya, setelah banyak rakyat malah digunakan untuk mengangkat kapal. Kita tidak mau seperti itu. Jadi, Insya Allah GBC tidak akan jadi seperti itu.”

Saat ini GBC menjadi organnisasi penting yang sudah membentuk pengurus di 34 Provinsi. GBC diharapkan dapat membawa kembali Indonesia menjadi negara ber-swasembada pangan yang dapat mensejahterakan Masyarakat. Sesuai dengan tagline GBC “Mengembalikan Indonesia menjadi Indonesia”.

Gerakan Bhakti Cendana (GBC) juga menjadi salah satu organisasi penting tidak hanya bagi keluarga Presiden Indonesia Masa Orde Baru, H. Muhammad Soeharto (Alm), tapi juga bagi bangsa Indonesia. GBC dikukuhkan langsung oleh Putri Pertama Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau ‘Mbak Tutut’, GBC adalah organ yang didirikan oleh Muhammad Ali Asegaf dan Benny Sadikin, sejak Maret 2018.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya
Scroll Up