Berita

Evi Mafrin: Perempuan Harus Melek Teknologi Digital

 

Kanigoro.com – Pendiri Bekasipreneur, Evi Mafriningsianti mengatakan sekarang banyak bermunculan kiprah perempuan dalam industri digital, seperti menjadi reseller dalam e-commerce, digital enterpreneur, atau pendiri start up. 

Demikian dikatakan Evi dihadapan emak-emak di acara Pelatihan Teknologi Dunia Digital yang diikuti oleh para penggiat UMKM se Kota Bekasi, di Graha SS Galaksi Bekasi Selatan Jumat (12/10).

Berkembangnya teknologi saat ini, menurut Evi membuat masyarakat harus berusaha dan bisa mengikuti perkembangan tekno atau melek teknologi.

Evi mengatakan teknologi menjadi kebutuhan untuk memudahkan segala aktivitas dan sekaligus menjadi peluang yang diliihat oleh para pebisnis.

Sampai saat ini, lanjut  Evi peluang bisnis berbasis teknologi sangat terbuka lebar. “Prospek yang menjanjikan akan diprediksikan menjadi terbesar di ASEAN tahun 2020, dengan meningkatnya penggunaan internet,” ujarnya.

Caleg DPRD Kota Bekasi dari PAN ini mengungkapkan di era digital seperti sekarang, teknologi sangat membantu wanita untuk berkembang.

“Survey menyebutkan 58 persen pembeli online adalah perempuan, Ini menjelaskan bahwa potensi besar dalam bisnis berbasis teknologi,” ungkapnya.

Sayangnya, menurut penggiat UMKM ini, baru 23 persen perempuan yang melakukan bisnis yang berbasis teknologi.

“Karena teknologi dan digital adalah bisnis masa depan, maka sudah seharusnya perempuan paham dan mengerti teknologi, sementara penetrasi digital masih 50 persen dan ini berarti peluang maaih sangat besar,” ungkap wanita yang berprofesi sebagai dosen ini.

Dengan masih terbukanya peluang ini menjadi expert di bidang digital atau menciptakan lapangan kerja sendiri juga masih  besar.

“Sudah saatnya perempuan dan emak-emak melek digital karena jika dimanfaatkan dengan cerdas, perkembangan teknologi digital dan media sosial ini bisa membantu peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rumah tangga,” kata Evi.

Menurut pendiri Bekasipreneur ini, salah satu komitmen dari program Bekasipreneur tujuan utamanya adalah memfasilitasi ibu-ibu dan kaum perempuan di Kota Bekasi untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan pemanfaatan teknologi digital.

“Saya optimis peran perempuan masih sangat uas di dunia industri digital ini, dengan kemampuan multitasking perempuan Indonesia khususnya di Bekasi bisa lebih kreatif berkarya di industri yang berbasis tekonologi ini,” kata mantan aktivis PII ini.

Menutup presentasinya, Evi mengajak peserta pelatihan agar bisa mandiri dan maju untuk Bekasi yang lebih sejahtera.

Komentar Facebook

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up