Berita

DPR Minta Pemerintah Serius Soal Tenaga Honorer

Kanigoro.com – Ketua Komisi 2 DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan pemerintah dan DPR tidak menghapus tenaga honorer, menurut Doli Istilah “dihapus” itu sebenarnya kurang tepat.

Doli menegaskan perlu diluruskan bahwa tidak benar ada yang mengesankan telah terjadi kesepakatan antara DPR dan Pemerintah untuk menghilangkan tenaga honorer begitu saja.

“Yang benar adalah justru kami di Komisi 2 dan KemenPAN-RB bersepakat untuk mencari solusi dari nasib tenaga honorer yang masih tersisa sekitar 439 ribu” ungkap politisi Golkar ini.

Doli mengungkapkan jadi kesimpulan dalam Rapat Kerja Komisi 2 DPR RI dan KemenPAN-RB Senin kemarin adalah pertama, bahwa tidak ada lagi pengangkatan baru tenaga honorer.

“Ini sebenarnya penegasan saja, yang memang sejak tahun 2005 sudah dilakukan moratorium (PP no.48/2005 jo PP no.43/2007 jo PP no.56/2012). Kedua, terhadap tenaga honorer yang sebagian besar adalah tenaga K-2, Komisi 2 meminta agar mereka diikutkan dalam seleksi untuk menjadi PNS atau PPPK, dengan perhatian khusus” katanya.

Doli berharap ini menjadi perhatian khusus pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan ini secara serius. (*)

Selanjutnya

Artikel Terkait

google.com, pub-7568899835703347, DIRECT, f08c47fec0942fa0
mgid.com, 469747, DIRECT, d4c29acad76ce94f