BeritaFeatured

Dewas Dorong BPJS Ketenagakerjaan Capai Aggresive Growth

Kanigoro.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebagai badan hukum publik, dalam mengelola dan menjalankan kegiatan operasionalnya selalu berlandaskan regulasi dan ketentuan yang ada.

Untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai regulasi, manajemen BPJS Ketenagakerjaan diawasi langsung oleh Dewan Pengawas (Dewas) yang khusus dibentuk untuk memberikan pengawasan, memberikan saran, pertimbangan dan nasihat atas pelaksanaan tugas BPJS Ketenagakerjaan.

Sebagaimana diketahui pada 30 Desember 2018 yang lalu, salah satu anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan mengajukan pengunduran diri yang meninggalkan posisi kosong dalam struktur Dewas yang berasal dari unsur Pemerintah.

Agark Dewas bisa berjalan secara optimal, diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 45/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan sisa masa jabatan 2016-2021 dari Unsur Pemerintah.

Ketua Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Witjaksono, menyebutkan dirinya menyambut baik kabar ini dan berharap ke depannya, kinerja Dewas semakin meningkat dengan hadirnya anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang baru.

“Kami dari jajaran Dewas BPJS Ketenagakerjaan berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo karena telah menunjuk anggota Dewas untuk menggantikan rekan kami yang sebelumnya mengundurkan diri”, ungkap Guntur pada kegiatan Penyampaiaan Keppres oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Guntur berharap, rekan anggota Dewas yang baru ini dapat segera aktif untuk menjalankan tugasnya sebagai Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Adalah Puspita Wulandari, sosok yang ditunjuk sebagai pengganti Syafri Adnan Baharuddin yang juga berasal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Perpajakan.

Puspitam salah satu anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang berasal dari unsur Pemerintah. Selain unsur Pemerintah, Dewas BPJS Ketenagakerjaan juga terdiri dari anggota yang berasal dari unsur Serikat Pekerja, Pengusaha, dan Tokoh Masyarakat.

“Harapan saya sebagai Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan adalah seluruh anggota Dewas dapat bekerja dengan optimal dan fokus serta mampu bekerjasama dengan anggota Dewas lainnya agar BPJS Ketenagakerjaan dapat mencapai target tahun 2019, yaitu Aggressive Growth untuk jangka pendek, dan perluasan perlindungan pekerja untuk jangka panjangnya,” pungkas Guntur (Azw/Fn).

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait