BeritaFeatured

Caleg Demokrat Selamatkan TKI di Malaysia

Kanigorom.com – Persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar Negeri begitu beragam. Terutama menyangkut penempatan, seperti tak punya kontrak kerja, kontrak habis masih bekerja, bahkan ditipu agen nakal. Selain penempatan, perlindungan para TKI juga cukup mengkhawatirkan, seperti penganiayaan, dilarang beribadah, gaji tidak dibayar sampai pemerkosaan oleh majikan.

Hal ini merupakan fakta peristiwa yang terjadi baru-baru ini, saat Abdul Rasyid Calon Legislatif DPR RI dari Partai Demokrat melakukan sosialisasi di Malaysia. Ia mendapat pengaduan bahwa ada TKI kita yang sudah lebih dari 2 tahun bekerja, tidak menerima gaji yang sepantasnya. TKI tersebut kerap dihukum tanpa alasan dan dilarang beribadah. Atas perlakuan itu, TKI tersebut tidak tahan dan minta dipulangkan ke Indonesia. Abdul Rasyid kemudian menghubungi PERMAI (Perhimpunan Masyarakat Indonesia) di Malaysia.

Joko Efruddin Ketua Umum PERMAI, menyambut baik dan bersedia membantu. Ia mengatakan “bahwa kasus-kasus seperti ini sering terjadi dan PERMAI selalu berusaha menyelamatkan warga Indonesia yang bekerja di Malaysia, karena perlakuan yang tidak manusiawi dari para majikan.” Sabtu (30/9).

Sabtu siang pergilah mereka bersama-sama ke alamat yang diberikan Korban (TKI) yaitu Taping Perak.

“Alhamdulillah proses penyelamatan itu sesuai dengan skenario yang telah kami rencanakan, dan Korban berhasil kami bawa ke Kuala Lumpur.” kata Abdul Rasyid.

Abdul Rasyid berkomunikasi dengan pihak KBRI dan mendapat respon yang positif serta meminta agar mengantar korban ke Kedutaan untuk seterusnya akan dibantu proses pemulangannya.

“Peristiwa-peristiwa seperti ini sangat memperihatinkan kita,” ujar Abdul Rasyid. Ia bersyukur seperti di Malaysia ada PERMAI yang siap membantu. Ia berharap agar pemerintah meningkatkan pelayanan terutama perlindungan Warga Indonesia yang bekerja diluar negeri.

“Kawan-kawan PERMAI menyampaikan bahwa mereka cukup kaget tapi menyambut baik upaya ini, dan mereka berharap banyak calon anggota Legislatif yang peduli pada TKI di Luar Negeri. Mereka merasa selama ini tidak diperhatikan dan seolah tidak memiliki perwakilan di parlemen (DPPRRI).” tambahnya (Fn).

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: