Artikel

Prediksi Hari Raya Idul Adha ‘Dalam Kaca Mata Ilmu Hisab’

Oleh: Ali Hamdi, S.H, M.H.
(Ketua PA Kab. Sidrap, Sulsel dan alumni Pesantren YTP Ketosono)

Ada sebagian kalangan yang berpendapat bahwa pelaksanaan puasa Arofah itu dilaksanakan pada hari di saat orang yang melaksanakan haji di Makkah Al Mukarommah sedang mengadakan wukuf di padang Arofah, yang waktunya terjadi pada tanggal 9 Dzul Hijjah, saat itulah di belahan bumi manapun harus mengikuti kalander atau jadwal tersebut dalam istilah lain seluruh belahan bumi mengikuti keadaan waktu satu tempat (baca matla’ Makkah) singkat kata dapat dikatakan bahwa puasa Arofah itu puasa saat pada hari dan tanggal orang haji sedang melaksanakan wukuf.

Sedangkan sebagian yang lain ada yang berpendapat bahwa hari Arofah itu adalah hari yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah di wilayah bagian orang tersebut berada (Matla’ ul Khukmi), yang menjadi penyebabnya adalah karena dunia ini bulat bukan seperti hamparan karpet merah, maka pelaksanaannnya kadang terjadi perbedaan. Di suatu negara tersebut jatuhnya tanggal 9 Dzulhijjah itu berbeda hari dengan kota Makkah al Mukarromah, Semisal kota Makkah tanggal 9 Dzulhijjah nya terjadi pada hari Senin sehingga pelaksanaann wakufnya pada hari Senin, sedangkan di negara yang lain tanggal 9 Dzulhijjahnya terjadi pada hari selasa yakni terpaut satu hari, hal ini sangat memungkinkan terjadi karena adanya perbedaan tempat dan jauhnya negara tersebut dari posisi kota Makkah

.Sebagai gambaran adalah kejadian tahun ini, hari wukuf dan Idul Adha Tahun 1439 H tahun ini (2018) dalam satu keadaan dalam belahan dunia dalam satu hari ada dua keadaan, ada negara yang akan memulai pelaksanaan hari raya Idul Adha lebih dahulu yaitu hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 yakni terpaut satu hari dan ada yang hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018. Hal ini disebabkan karena saat ijtimak terjadi pada hari Sabtu tanggal 11 Agustus 2018, Garis Batas tanggal Hijriyah membelah menjadi dua kawasan, ada kawasan yang saat ijtimak terjadi pada tanggal 11 Agustus 2018 tersebut saat matahari tenggelam di ufuq barat ada sebagian kawasan yang Hilal-nya sudah di atas ufuq dengan ketinggian bervariasi antara 2 derajat sampai 3 derajat dan ada kawasan daerah dari negara-negara yang lain posisi Hilal masih di bawah ufuq.

Lalu negara-negara di kawasan mana saja yang menurut garis batas tanggal hijriyah akan memulai terlebih dahulu dalam garis batas tanggal Hijriah tersebut?

Menurut hisab negara-negara yang akan mendahului masuk dalam garis batas tanggal hijriyah lebih dulu? yaitu negara yang berada di kawasan barat dan mempunyai jarak tempuh selisih 4 jam dengan wilayah waktu GMT (Grenwich Meridian Time) semisal kawasan timur tengah ada Saudi Arabia,  Mesir,  dan kawasan India, kawasan Afrika dan Afrika Utara, Moskow dan lain lain.

Sedangkan kawasan timur yang berjarak 7 jam dari GMT (Grenwich Meridian Time) semisal kawasan Asean (ada Indonesia Brunei, Malaysia, Thailan, Singapura dll) Jepang  dan benua Australia belum masuk dalam garis batas tanggal 0 derajad sehingga harus menggenapkan bulan Dzulqo’dah menjadi 30 hari, sehingga Idul Adha akan menyapa dalam kawasan tersebut pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018.

Lalu sesuai dengan judul tulisan di atas bahwa sebagai persembahan prediksi Idul Adha 1439 H “dalam kaca mata Ilmu Hisab” di kalangan kaum muslimin di berbagai negara dalam belahan dunia ini masing-masing akan terjadi perbedaan dalam penentuan kapan Puasa Arofah dan hari raya Idul Adha 1439 H tahun ini dilaksanakan. Akan ada negara yang akan melaksanakan Puasa Arofah mengikuti negara Saudi Arabia yaitu wukuf akan terjadi pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2018, sedangkan di lain pihak akan tetap melaksankan Puasa Arofah tersebut terjadi pada tanggal 9 Dzulhijjah bertepatan dengan hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 sesuai dengan tanggal tersebut terjadi di negaranya.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana di Indonesia? Kapan di negara Indonesia tersebut tanggal 9 Dzulhijjah tersebut terjadi. Di Indonesia bagi orang yang berpendapat matla’ ul khukmi, maka di Indonesia karena saat ijtimak terjadi pada hari Sabtu tanggal 11 Agustus 2018 hilal masih di bawah ufuk, maka umur bulan Dzul qo’dah 1439 H tahun ini digenapkan menjadi 30 hari. Sehingga Puasa Arofah untuk kawasan Indonesia akan terjadi pada hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018 dan Idul Adha akan jatuh pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018. Tetapi tidak tertutup kemungkinan di Indonesia juga akan terjadi perbedaan pelaksanaan puasa Arofah sebagian akan melaksankan puasa hari Arofah pada hari Senin tanggal 20 Agustus 2018 dengan alasan mengikuti Saudi Arabia sedangkan yang lain akan mengikuti kalender di Indonesia yaitu akan puasa Arofah pada hari Selasa tanggal 21 Agustus 2018; inilah prediksi Hisab, percaya atau tidak,  tidak ada masalah!

(Sudono Syueb/ed)

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait

Check Also

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: