Artikel

Logika Gagal Analisis Sandiwara Jokowi-Gatot

Oleh: Ikhsan Kurnia

Analisis dalam sebuah artikel yang mengatakan bahwa GN dan Jokowi melakukan sandiwara politik sangat menyesatkan. Hal ini karena tidak logis.

Mengapa tidak logis?

Pertama, GN tidak mungkin dengan sengaja memainkan drama dengan “mempermalukan” dirinya sendiri atas statement yang pada akhirnya dibantah atasannya. Bahkan Presiden Jokowi pun membenarkan klarifikasi dari Menkopolhukam Wiranto.

Kedua, tidak mungkin partai pendukung Jokowi mendukung GN sebagai wakil presiden yang notabene bukan orang parpol dan tidak pernah berjasa thd parpol pendukung Jokowi. Semua partai pendukung pasti ingin posisi Wapres dari partainya.

Ketiga, jika dikatakan bahwa panglima TNI loyal pada presiden, mungkin benar, namun bukan berarti Panglima TNI mau melakukan sandiwara politik “murahan” sebagai manifestasi loyalitasnya kepada presiden. Rakyat tidak sebodoh itu dan pastinya presiden dan panglima mengetahui hal itu.

Keempat, Para pendukung Jokowi dari kalangan inti (media, buzzer, dll) menyerang dengan cukup keras terhadap GN. Sangat susah sekali untuk diterima akal sehat jika menyimpulkan bahwa kejadian ini merupakan sandiwara persekongkolan antara Jokowi-GN.

Demikian pandangan saya. Analisa konspirasi memang menarik namun terkadang semakin menjauhkannya dari kebenaran.

Komentar Facebook

Selanjutnya

Artikel Terkait

Scroll Up