Banner IDwebhost
BeritaFeatured

Boikot Produk Prancis, Dua Negara ini Gelar Aksi Turun ke Jalan

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Sejumlah asosiasi dagang di negara-negara Arab melakukan boikot terhadap produk-produk Prancis. Embargo dilakukan menyusul pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam terkait kartun Nabi Muhammad.

Emmanuel Macron sebelumnya menyatakan tidak akan mencegah penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi di negaranya. Pernyataan tersebut langsung memicu kemarahan oleh negara-negara Arab dan dunia Muslim.

Setelah seruan boikot produk Prancis dari para pengusaha dan asosiasi bisnis, sejumlah toko-toko ritel dan supermarket menarik produk-produk buatan Prancis dari rak-rak penjualan.

Di Qatar, pembeli mengatakan mendukung keputusan pengecer yang menarik produk Prancis di rak mereka. Sebelumnya perusahaan ritel seperti Wajbah Dairy dan Al Al Merra Consumer Goods Company melakukan ini.

“Saya memuji ini … saya berharap perusahaan lain akan mengikuti contohnya,” kata seorang konsumen bernama Jassim Ibrahim, sebagaimana ditulis Al Jazeera, Rabu (28/10).

Hal senada juga dikatakan Omar Mbarak al-Ali. Warga Doha ini menyebut boikot mencerminkan posisi orang-orang.

“Semoga ini akan membuat perubahan,” ujarnya merujuk ke pemerintahan Prancis.

Seruan boikot juga terjadi hampir di Kuwait dan Turki. Bahkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta warganya tak membeli barang Negeri Menara Eiffel.

Seruan tagar #NeverTheProphet dan #BoycottFrenchProducts menggema di lini masa pengguna media sosial di negara-negara Arab seperti Aljazair, Mesir, Irak, Palestina, Arab Saudi, Yordania, Kuwait, dan Qatar. Di Kuwait, Ketua Dewan Al-Naeem Cooperative Society, memutuskan bahwa asosiasinya akan memboikot seluruh produk Prancis dan menyingkirkannya dari supermarket.

Asosiasi dagang, Dahiyat al-Thuhr, mengambil langkah yang sama. Dia menyebut kebebasan berekspresi tak bisa disamakan dengan penghinaan pada agama yang menyakiti umat Islam. 

Sementara itu, ribuan warga turun ke jalan di ibukota Dhaka, Bangladesh, Selasa (27/10), untuk memprotes sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron serta menyerukan aksi boikot atas produk Prancis.

Di Indonesia, ribuan umat Muslim Indonesia di Jawa Tengah, pada Rabu (28/10) menggelar aksi untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai respons pernyataan anti Islam Presiden Emmanuel Macron.

Aksi ini digelar di kota Surakarta, Jawa Tengah dan diikuti oleh gabungan lembaga-lembaga Islam seperti Dewan Syariah Kota Surakarta, Laskar Umat Islam Solo, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah, dan sejumlah pondok pesantren. (Fn)

Artikel Terkait

Check Also
Close