Banner IDwebhost
Dunia Islam

Pondok Pesantren Ar-Raudlotul Ilmiyah Kertosono Terus Berbenah

Banner IDwebhost

Oleh: Sudono Syueb

Pondok Pesantren Ar-Raudlitul Ilmiyah, di bawah Yayasan Taman Pengetahuan (YTP) Kertosono, Nganjuk, Jatim terus berbenah.
“Pondok iini didirikan oleh KH Salim Achyar tahun 1949, di atas lahan 3200 m2, semula hanya terdiri dari bangunan los 4 unit lalu disekat-sekat dengan bambu anyaman (gedek/sesek) untuk ruang kelas MTs dan MA, asrama, kantor dan tempat istirahat Kyai”, tutur KH Ali Manshur, Kyai pengasuh generasi ke 4.

Lebih lanjut Ali Manshur jelaskan, “Walaupun secara fisik pondok ini sederhana, tetapi alumninya banyak yang menjadi tokoh tokoh agama, pendidikan, kepenulisan, kedokteran, militer, hukum, politik dll.”

KH Ali Manshur tidak berlebihan karena dalam bidang agama, lahirlah seorang KH Mustain Kastam dan KH Ali Manshur yang melanjutkan pesantren ini tetap eksis. Ada juga Dr Abdul Fatah Wibisono Al Maghfuroh, yang pernah jadi Wakil Rektor II Uhamka Jakarta dan Pengurus Pusat PP Muhammadiyah. Di samping itu ada juga kang Dr. Muslim Abdurrahman, tokoh humanis yang pernah menjadi Ketua Majelis LPBTN ( Lembaga Pemberdayaan Buruh Tani dan Nelayan)

ponpes ar raudlotul ilmiyah

“Di era Kyai Mustain telah mulai merenovasi bangunan pesantren 2 unit gedung 1 lt. Sekarang di era kepemimpinan KH Ali Manshur Kastam, adiknya KH Mustain Kastam, bisa merenovasii 8 unit gedung masing masing 3 lt. 3 unit untuk KRB (28 KRB), 3 unit asrama putri ( 22 ruang), 1 unit asrama putra (15 ruang) dan 2 unit masjid masing masing untuk putra dan putri”, papar ust. Ahmad Shodiqin, salah seorang guru pondok ini.

Lebih lanjut Shidiqin sampaikan, “Sekarang ini PP Ar Raudlotul llmiyah sedang membangun l unit lagi di atas lahan 1200 m2 yang setahun lalu dibebaskan seharga 3,4 M. yang menyatu dengan lokasi lama, direncanakan 3 lt. Rencana lt 1 untuk YTP MART untuk pengembangan ekonomi pesantren. Samping YTP Mary untuk kantor, sementara itu untuk laboratorium lt 2, sedang aula/hall dan perpustakaan lt 3”.

Dana pembangunan pondok ini diperoleh dari hasil usaha koperasi pondok, sumbangan wali santri, alumni, masyarakat muhsinin dan juga kadang-kadang dari pemerintah.

Sekarang ini jumlah santri putra dan putri ada 566 orang. Tingkat MTs ada 299 orang dan tingkat MA ada 267 orang. Sedang SPP santri, untuk MTs Rp 600.000,- dan MA Rp 625.000,- sudah termasuk makan. ()

Artikel Terkait