Banner IDwebhost
Jalan Pinggir

FPI Bakal Gunakan Callind Sebagai Pengganti WhatsApp

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Gerah terhadap perilaku Amerika Serikat, terakhir dengan deklarasi sepihak Presiden Donald Trump menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibukota Israel, tampaknya bakal berdampak pada perilaku umat Islam dalam memanfaatkan produk yang berkaitan dengan AS, tak terkecuali aplikasi media sosial (medsos). Aplikasi yang saat ini banyak digunakan umat Islam Indonesia, yakni Facebook, WhatsApp dan Google harus bersiap penggunanya bakal berkurang.

 

Keberhasilan umat Islam menggalang massa dengan jumlah sangat besar dalam aksi damai 212 tahun 2016 lalu diikuti reuni alumni 212 tahun 2017 ini, mengindikasikan adanya peluang penggalangan massa umat Islam Indonesia di dunia maya dalam pilihan aplikasi medsos yang digunakan. Sinyalemen penggantian ini dibenarkan Sekretaris DPD FPI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin.

“Pakai karya anak bangsa saja,” ujar Novel sebagaimana dikutip laman JawaPos.com, Selasa (26/12).

Novel menyebut aplikasi yang hendak menjadi alternatif pengganti adalah: Redaksitimes.com menggantikan Facebook, Callind.com untuk pengganti WhatsApp, dan Geevv.com sebagai pengganti Google.

Menanggapi pernyataan Novel, pembuat aplikasi Callind, Novi Wahyuningsih, menyambut gembira adanya pihak yang mengapresiasi aplikasi medsosnya. “Kami menyediakan media komunikasi dengan harapan bisa bermanfaat dan menjadi raja di negeri sendiri.”

Tak hanya sekadar media komunikasi, Novi juga berharap Callind bisa menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Kami sedang dalam proses pengembangan kerja sama dengan UMKM, untuk sementara memang baru di Jawa Tengah dan Sulawesi.” jelasnya.

Lebih lanjut Novi menjelaskan bahwa sampai hari ini aplikasi Callind belum di-launching. “Masih tahapan uji coba dan pengenalan ke publik. Karena itu kami masih berharap saran dan kritik dari masyarakat agar Callind bisa semakin baik.”

Meski belum di-launching, dari Google Play bisa dilihat, sudah lebih dari 100.000 orang yang mengunduh aplikasi Callind ini. Kelebihan dari Callind dibanding WhatsApp, bisa menemukan sesama pengguna Callind dalam radius 100 km meski belum saling terhubung sebagai kontak. Selain itu pemilik akun Callind juga bisa mempromosikan produknya secara gratis, tanpa harus menyebar kiriman ke banyak group yang diikuti seperti halnya pada WhatsApp.

Sebagai pemilik aplikasi, Novi sangat welcome dengan semua pihak yang hendak menggunakan aplikasinya untuk kegiatan yang positif. “Saya bangga jika aplikasi saya bisa bermanfaat.”

Namun Novi menjelaskan, bahwa Callind sampai saat ini tidak menjalin kerja sama dengan lembaga atau institusi manapun. “Karena itu saya sangat berterima kasih kepada semua sahabat-sahabat dan saudara-saudari saya yang mau menggunakan aplikasi Callind,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker