Dunia IslamFeatured

PII Wati Jakarta Selenggarakan Pembinaan Kader Putri Tingkat Nasional

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Koordinator Wilayah Korps Pelajar Islam Indonesia Wati Jakarta (Korwil PII Wati Jakarta) menyelenggarakan kegiatan pembinaan kepada kader putri tingkat nasional. Kegiatan tersebut bernama Islamic Teenagers Course for Moslemah (Isteecomah) III. Kegiatan diikuti 10 kader putri mewakili lima provinsi, antara lain DKI Jakarta, Banten, Lampung, Yogyakarta, dan Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, dan mengikuti standar aturan protokol kesehatan di kawasan wisata gunung salak, Bogor.

Ketua Korwil PII Wati Jakarta Hilda Nurazizah mengatakan tema kegiatan tersebut adalah “Membina Kader PII Wati Menjadi Muslimah Pemimpin Pilar Peradaban Madani.”

“Pembinaan ini dilakukan sebagai langkah upaya pembinaan dan pemberdayaan kader PII Wati di tengah maraknya tantangan pemikiran, ideologi, sosial budaya dan krisis identitas keperempuanan dalam memahami fitrah kedirian di era postmodern,” kata Hilda, Ahad (24/1) di Jakarta.

Pembinaan dikelola oleh Maymunah dari Koordinator Pusat Korps PII Wati dan didampingi beberapa pembina lainnya. Maymunah menjelaskan, pembinaan yang ia kelola memiliki orientasi pembentukan kader PII Wati dengan karakter Umahatul Mukminin.

Pada awal kegiatan dibuka dengan seminar online. Pertama, diisi oleh Ketua Umum PP Wanita Islam Marfu’ah Mustofa yang membawa tema Perempuan dan Kekuatan Dakwah. Kedua, oleh Elva Eka Septinawati dengan tema Perempuan dan Ketahanan Ekonomi, Rabu (20/1).

Kegiatan Isteecomah III merupakan kegiatan berbentuk diskusi dan pelatihan. Kegiatan tersebut juga melibatkan pemateri tamu, salah satunya Ustadz Kholid yang merupakan pengajar Pondok Pesantren Attaqwa Depok.

Dalam memberikan materi, Kholid mengatakan, “PII Wati sebagai organisasi dakwah sudah pasti akan bersinggungan dengan berbagai problematika sosial. Memahami konsep keluarga islami adalah salah satu langkah dalam memperbaiki tatanan sosial masyarakat. Selain itu, dalam pembinaan ini berisi aktifitas bela diri dan memanah untuk melatih ketangkasan kader sehingga diharapkan nantinya akan mencetak pribadi-pribadi kader PII Wati yang tangguh dan kuat baik pemikiran maupun jasmani.” (Fian)

Artikel Terkait

Back to top button