Berita

Menaker Minta Perusahaan Mulai Terapkan Gerakan Pekerja Sehat


Kanigoro.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan bahwa era new normal (kebiasaan baru) adalah masa adaptasi kehidupan produktif dan aman dari Covid-19.

Di era ini, seluruh stakeholder ketenagakerjaan diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena Covid-19 belum pergi dari Indonesia.

“Covid belum selesai, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, olahraga yang cukup, menjaga stamina agar memiliki imunitas tubuh yang baik,” tutur Ida Fauziyah, saat menghadiri Penyemprotan Disinfektan, Penyuluhan Norma Kerja Pencegahan Covid-19, dan Pemberian Bantuan di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/7).

Untuk diketahui, pada Kamis lalu (9/7), penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.657. Hal tersebut, harus menjadi perhatian bersama untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Ida mengingatkan, protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik. Jangan dijadikan sebagai sebuah beban, namun harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan.

“Mari kita berprilaku hidup bersih dan sehat sebagai sebuah lifestyle, gaya hidup, dan harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan,” pinta Ida.

Ida juga mengingatkan, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah salah satu cara menguatkan imunitas tubuh untuk menangkal Covid-19. Untuk itu, ida berharap perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai menerapkan Gerakan Pekerja Sehat.

“Di era pandemi ini, gaya hidup sehat harus dimiliki oleh pekerja. Cukup waktu untuk melakukan olahraga. Olahraga tidak perlu waktu yang lama, 5-10 menit, yang penting teman-teman bergerak,” kata Ida.

Dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di Cimanggis, Depok, Menaker menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19, baik yang di-PHK maupun dirumahkan. Melalui kegiatan penyemprotan desinfektan ini, pekerja yang ter-PHK dan dirumahkan akan mendapatkan insentif dari Kemnaker.Kegiatan ini rutin dilaksanakan di hari Jumat sejak Maret 2020.

Selain untuk memberdayakan pekerja yang di-PHK dan dirumahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dari Covid-19.

“Setiap sekali penyemprotan ada 70 orang, teman-teman yang di-PHK, yang dirumahkan,” jelas Ida.Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar area penyemprotan disinfektan. Dalam menggalang bantuan, Kemnaker melibatkan sejumlah perusahaan. Sedangkan pendistribusiannya, Kemnaker melibatkan warga setempat (Azw/Fn)

Selanjutnya

Artikel Terkait

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker