Banner IDwebhost
Berita

Korban Covid-19 Meningkat, Presidium KAMI Minta Pemerintah Tunda Pilkada Desember 2020

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Pandemi Covid-19 belum juga usai mengusik Tanah Air. Di sisi laim, Indonesia juga akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada Desember mendatang. Melihat pandemi yang belum juga surut dan terus memakan korban jiwa. Presidiun Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) meminta KPU dan Pemerintah untuk menunda Pemilu yang akan diselenggarakan Desember tahun ini.

“Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Penyelenggara Negara khususnya Pemerintah untuk membatalkan/menunda Pelaksanaan Pilkada tersebut sampai dengan batas waktu yang aman bagi rakyat Indonesia,” ujar salah satu anggota presidiun KAMI Gatot Nurmantyo.

Gatot meminta agar KPU dan Pemerintah memiliki perasaan keprihatinan (sense of crisis) terhadap Pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air dan persebarannya masih meninggi dengan korban yang semakin banyak.

Mantan Panglima TNI ini juga menyatakan bahwa pembatalan/penundaan tersebut sejalan dengan pikiran KAMI bahwa Pemerintah harus mengutamakan penanggulangan masalah kesehatan dan keselamatan rakyat dari pada hal lain, baik pemberian stimulus ekonomi maupun program politik/Pelaksanaan Pilkada. “Hal ini semata-mata untuk menunaikan amanat Pembukaan UUD 1945 bahwa Pemerintah berkewajiban melindungi segenap rakyat dan Tanah Tumpah Darah Indonesia,” imbuhnya.

“Pelaksanaan Pilkada saat ini yang potensial mendorong laju pandemi akan dinilai sebagai pelanggaran terhadap amanat Konstitusi tersebut, dan melanggar janji Presiden Joko Widodo sendiri yang pernah menyatakan akan mengutamakan kesehatan dari pada ekonomi,” tambahnya.

“Sesuai Maklumat Menyelamatkan Indonesia, KAMI meminta kepada semua pihak, khususnya Pemerintah, untuk bersungguh-sungguh menanggulangi Pandemi Covid-19, dalam perkataan maupun perbuatan nyata, serta bersikap taat asas terhadap amanat Konstitusi. Merdeka!” pungkasnya. (Fn)

Baca juga:

Artikel Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker