Banner IDwebhost
Berita

Masalah Menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Bupati Jayapura Bentuk Tim Untuk Temukan Solusi

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura akhirnya menggelar rapat koordinasi menyikapi permasalahan menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani. Rapat yang dilaksanakan Senin (19/3) siang, bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura dihadiri sekitar 100 orang dari segenap unsur terkait. Dari Pemkab Jayapura, hadir Bupati Mathius Awiatouw, Wakil Bupati Giri Wijayanto dan Ketua DPRD Edison Awoitauw.

Pihak keamanan yang hadir ada Kepala Kabinda Papua Brigjen Abdul Haris Napoleon, Kapolres Jayapura AKBP Victor D. Mackbon dan Dandim 1701 Letkol Inf. Nova Ismilianto.Hadir juga Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Musa Yerisetaouw, Ketua MUI Papua, KH. Saipul Islam Payage, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Hosea Taudufu, Ketua PGGJ Pdt. Robby Depondoye dan Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsha H. Nurdin Sanmas. Sementara dari kalangan adat, hadir Ketua MRP Papua Timotius Murib, anggota MRP Toni Wanggai beserta sekitar 51 anggota lainnya dan Ketua MMP Basir. R.

Dalam rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam, semua pihak menyampaikan aspirasi dan pendapatnya. Terakhir sebagaimana rilis yang diterima Kanigoro.com, Bupati Jayapura Mathius Awiatouw memberikan arahan pada dua hal, yaitu nuansa kekeluargaan yang perlu dibangun dan dibentuknya tim kecil untuk melakukan upaya kekeluargaan dalam mengatasi masalah tersebut.

“Untuk tim nanti dari PGGJ, FKUB, dan MUI masing-masing dua orang untuk memberi masukan-masukan yang kita dapatkan dan paling lama tiga hari untuk merumuskan sebagai masukan kepada pengurus Masjid Agung Al Aqsha,” jelas Mathius Awiatouw.

Kemudian disepakati tim dipimpin Pdt. Alberth Yoku (mantan Ketua Sinode Prov. Papua) dengan anggota: Pdt. Robby Depondoye (Ketua PGGJ), KH, Saiful Islam Payage (Ketua MUI Papua), Pdt. Hosea Taudufu (Ketua FKUB Kabupaten Jayapura) dan Tony Wanggai (anggota MUI Provinsi Papua sekaligus Anggota MRP Pokja Agama).

“Sangat diperlukan kedewasaan dari MUI untuk menjaga ketenangan dan kedewasaan,” harap Mathius Awiatouw.

Selain itu Mathius juga berencana membahas lebih lanjut dengan FKUB dan MRP untuk membuat perdasus terkait masalah kerukunan umat beragama di Papua.

Tags

Artikel Terkait

Check Also
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker